Seorang pengendara sepeda motor di Gresik terperosok ke sawah usai menghantam jalan berlubang yang tertutup genangan air. Insiden ini terjadi di ruas Banjarsari-Kedanyang, Kecamatan Kebomas, pada Senin malam, 9 Maret 2026, sekitar pukul 23:00 WIB.

Korban adalah Sutrisno, warga Kebomas, yang baru saja pulang bekerja mengendarai Honda Vario bernomor polisi W 6354 GK. Saat melintasi lokasi kejadian, ia tidak menyadari adanya lubang besar di balik genangan air hujan. Akibatnya, motor oleng dan ia bersama kendaraannya terperosok ke dalam sawah di tepi jalan.

Beruntung, Sutrisno tidak mengalami luka serius meskipun kondisi jalanan saat itu sepi. Ia kemudian berupaya mencari pertolongan. “Tidak sanggup mengangkat sepeda motor ke atas sendirian. Langsung saya lapor ke Damkar Gresik melalui 112 Comand Center Gresik,” ujar Sutrisno pada Selasa, 10 Maret 2026.

Kepala Damkar Gresik, Suyono, mengonfirmasi bahwa pihaknya segera menerjunkan beberapa petugas dari Pos Kota untuk membantu evakuasi. Petugas berhasil menarik sepeda motor korban dari sawah menggunakan tali.

“Setelah proses evakuasi dengan menarik motor berhasil, petugas mengantarkan motor dan Saudara Sutrisno ke rumahnya memakai mobil rescue,” terang Suyono.

Peristiwa ini kembali memicu perbincangan hangat di kalangan masyarakat Gresik terkait kondisi infrastruktur jalan raya di Kota Pudak. Warga mendesak Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) Gresik untuk segera melakukan perbaikan jalan-jalan rusak, terutama menjelang Hari Raya Idul Fitri yang diprediksi akan meningkatkan mobilitas transportasi secara signifikan.