Gubernur Kalimantan Timur (Kaltim), H. Rudy Mas’ud, S.E., M.E., menjadi sorotan publik menyusul pengadaan mobil dinas operasional yang dikabarkan mencapai harga Rp8,5 miliar. Polemik ini memicu aksi unjuk rasa warga di depan kantor gubernur pada 23 Februari 2026.
Menanggapi protes masyarakat, Rudy Mas’ud menemui massa dan memberikan pernyataan resminya. Ia membantah adanya mobil dinas baru untuk operasional di Jakarta. “Kami di Kalimantan Timur sampai hari ini belum ada mobil dinas dari Pemprov Kaltim untuk wilayah operasional di Jakarta,” ungkap Rudy.
Lebih lanjut, pria kelahiran Balikpapan, 7 Desember 1981 ini menjelaskan bahwa pengadaan mobil tersebut tidak melanggar ketentuan yang berlaku. “Ada aturan main soal standar mobil dinas pejabat daerah yang merujuk pada Permendagri Nomor 7 Tahun 2006, maksimal 3.000 cc untuk sedan,” jelas Rudy Mas’ud. Ia juga menambahkan alasan terkait keberadaan Ibu Kota Nusantara (IKN). “Standar fasilitas yang digunakan harus mencerminkan martabat daerah agar tidak dipandang sebelah mata oleh pihak luar saat menerima tamu dari sabang sampai merauke,” ujar sang gubernur tersebut.
Rudy Mas’ud secara resmi menjabat sebagai Gubernur Kalimantan Timur untuk periode 2025 hingga 2030, berpasangan dengan Wakil Gubernur Seno Aji melalui usungan Partai Golkar. Sebelum menduduki kursi nomor satu di pemerintahan Provinsi Kalimantan Timur, rekam jejak politik Rudy Mas’ud tercatat di tingkat nasional. Ia pernah menjabat sebagai Anggota DPR RI dari Fraksi Partai Golkar periode 2019-2024 dan bertugas di Komisi 3 DPR RI.
Selain memiliki karier politik di tingkat provinsi dan nasional, pria beragama Islam ini mempunyai latar belakang kuat di dunia bisnis. Ia merupakan seorang pengusaha yang beroperasi di bidang perkapalan dan energi sebagai Presiden Direktur PT Barokah Bersama. Gurita bisnis yang dibangunnya selama bertahun-tahun di sektor maritim dan energi tersebut tercatat telah mengantarkan Rudy meraup harta kekayaan hingga mencapai ratusan miliar.
Di sisi kehidupan pribadinya, tokoh politik yang juga menjabat sebagai Ketua DPD Partai Golkar Kalimantan Timur ini membina rumah tangga bersama istrinya, Hj. Sarifah Suraidah. Ia juga memiliki bekal akademik mumpuni dari jenjang pendidikan strata satu dan strata dua.
Latar belakang sebagai pengusaha skala besar, mantan anggota dewan tingkat pusat, dan kini menjabat gubernur menjadikan profilnya mendapat perhatian luas. Polemik kendaraan operasional bernilai miliaran ini menjadi ujian transparansi pada masa awal kepemimpinannya.
Biodata Singkat H. Rudy Mas’ud, S.E., M.E.
| Nama Lengkap | H. Rudy Mas’ud, S.E., M.E. |
| Tempat, Tanggal Lahir | Balikpapan, 7 Desember 1981 |
| Agama | Islam |
| Istri | Hj. Sarifah Suraidah |
| Jabatan Saat Ini | Gubernur Kalimantan Timur (Periode 2025–2030) |
| Riwayat Jabatan | Anggota DPR RI Fraksi Partai Golkar (Periode 2019–2024) |
| Pekerjaan Lain | Presiden Direktur PT Barokah Bersama (Pengusaha perkapalan dan energi) |
| Pendidikan | Sarjana Ekonomi (S.E.) dan Magister Ekonomi (M.E.) |
| Partai Politik | Partai Golkar (Ketua DPD Partai Golkar Kalimantan Timur) |




