Ratusan kilogram telur ayam ras ludes terjual dalam waktu singkat pada kegiatan Gerakan Pangan Murah (GPM) di Kabupaten Indramayu. Sebanyak 200 kilogram telur habis terjual hanya dalam satu jam, dengan harga Rp30 ribu per kilogram, jauh di bawah harga pasar yang mencapai Rp34 ribu per kilogram.
Kegiatan GPM ini diselenggarakan oleh Kepolisian Resor (Polres) Indramayu bekerja sama dengan pemerintah daerah setempat, sebagai bagian dari upaya menstabilkan harga kebutuhan pokok menjelang Hari Raya Idulfitri di bulan Ramadan. Pedagang yang berpartisipasi merupakan peternak telur binaan dari Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Indramayu.
Total 300 kilogram telur ayam ras dibawa oleh pedagang untuk dijual dalam program GPM tersebut. Dengan respons masyarakat yang sangat antusias, pedagang memperkirakan seluruh stok telur akan habis terjual hingga sore hari. Selain untuk penjualan langsung kepada masyarakat, sebagian telur juga dialokasikan untuk memenuhi kebutuhan dapur program Makan Bergizi Gratis (MBG) serta program penanganan stunting yang dijalankan oleh dinas terkait.
Pedagang berharap, inisiatif Gerakan Pangan Murah ini dapat secara signifikan membantu meringankan beban masyarakat. Selain itu, kegiatan ini juga diharapkan mampu berkontribusi dalam menstabilkan harga bahan pokok, khususnya telur, menjelang perayaan Idulfitri.



