Federasi Sepak Bola Internasional (FIFA) menyoroti serius isu keamanan di Meksiko menjelang perhelatan Piala Dunia 2026. Kekhawatiran ini mencuat setelah serangkaian insiden kekerasan yang melibatkan kelompok kartel narkoba terjadi di berbagai wilayah negara tersebut.
Menanggapi situasi genting ini, perwakilan FIFA telah menggelar pertemuan dengan otoritas keamanan Meksiko. Diskusi tersebut bertujuan mengevaluasi secara menyeluruh sistem pengamanan yang akan diterapkan selama turnamen akbar sepak bola dunia itu berlangsung.
Evaluasi Protokol Keamanan dan Pengerahan Personel
Dalam pertemuan tersebut, berbagai langkah strategis dibahas demi menjamin keamanan para peserta dan penonton Piala Dunia 2026. Pembahasan meliputi pemantauan intelijen yang lebih intensif hingga kesiapan pengerahan personel keamanan di seluruh lokasi pertandingan.
Sekretaris Keamanan Federal Meksiko, Omar Garcia Harfuch, memastikan bahwa pemerintah telah melakukan evaluasi komprehensif terhadap prosedur pengamanan. “Kami meninjau protokol intelijen, pencegahan, dan pengerahan operasional yang diterapkan selama ajang internasional ini,” kata Omar Garcia Harfuch melalui akun media sosialnya.
Meksiko Tuan Rumah 13 Pertandingan di Tiga Kota Utama
Piala Dunia 2026 akan diselenggarakan di tiga negara, yaitu Meksiko, Amerika Serikat, dan Kanada. Khusus Meksiko, negara ini dijadwalkan menjadi tuan rumah bagi 13 pertandingan yang akan tersebar di tiga kota utama. Ketiga kota tersebut adalah Mexico City, Guadalajara, dan Monterrey.




