Forum Cirebon Timur Mandiri (FCTM) kembali menegaskan komitmennya dalam memperjuangkan pembentukan daerah otonomi baru (DOB) Cirebon Timur. Penegasan ini disampaikan dalam sebuah forum yang digelar bersama sejumlah tokoh dan pemangku kepentingan, di mana FCTM memaparkan perkembangan terbaru terkait proses pemekaran wilayah yang kini masih menanti pengesahan rancangan peraturan pemerintah (RPP) dari pemerintah pusat.
Ketua Umum FCTM, KH Taufikurrahman Yasin, menjelaskan bahwa forum tersebut bertujuan untuk memberikan informasi terkini mengenai progres perjuangan Cirebon Timur kepada masyarakat dan para tokoh di wilayah timur Kabupaten Cirebon. “Forum tersebut digelar untuk menyampaikan progres perjuangan Cirebon Timur kepada masyarakat, dan para tokoh wilayah timur Kabupaten Cirebon,” ujar KH Taufikurrahman Yasin.
Hingga saat ini, FCTM secara konsisten terus menjalin komunikasi politik dan sosial dengan berbagai pihak, baik di tingkat daerah maupun pusat. Upaya ini dilakukan guna memperkuat dukungan terhadap pembentukan DOB Cirebon Timur.
FCTM juga mengungkapkan bahwa proses pemekaran saat ini masih menunggu pengesahan RPP, yang akan menjadi dasar hukum untuk melanjutkan tahapan pemekaran daerah. Meskipun sempat mengalami beberapa kali penundaan, FCTM menyatakan optimistis bahwa RPP tersebut dapat segera disahkan pada akhir tahun 2026.
Sementara itu, Sekretaris Umum FCTM menambahkan bahwa salah satu aspek krusial yang terus dibenahi adalah pembaruan data kapasitas daerah (Kapasda). Pembaruan ini penting untuk memenuhi nilai minimal yang disyaratkan sebagai prasyarat percepatan pembentukan DOB.
Beberapa poin utama yang akan dimasukkan dalam pembaruan data Kapasda meliputi keberadaan koperasi, pembangunan rumah sakit baru, program-program daerah yang telah berjalan, hingga pembangunan infrastruktur jalan yang telah terealisasi di wilayah Cirebon Timur.




