Partai puncak Piala Presiden 2026 akan mempertemukan dua tim raksasa, Persib Bandung dan Persebaya Surabaya, pada Kamis, 6 Agustus 2026. Laga krusial ini dijadwalkan berlangsung di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, dan dapat disaksikan secara langsung melalui siaran Indosiar serta layanan live streaming Vidio.

Pertandingan final ini diprediksi akan menyajikan duel sengit, mengingat kedua tim berhasil melaju ke babak pamungkas dengan catatan kemenangan sempurna di sepanjang turnamen.

Dominasi Persib dan Kebangkitan Persebaya

Secara historis, Persib Bandung kerap diunggulkan dalam pertemuan melawan Persebaya. Catatan statistik menunjukkan dominasi Maung Bandung yang tak terbantahkan, dengan delapan kemenangan dari sembilan pertemuan terakhir di berbagai kompetisi.

Dari sembilan laga tersebut, Persib sukses meraih lima kemenangan penuh atas Bajol Ijo, julukan Persebaya. Tiga pertandingan lainnya berakhir imbang, termasuk pertemuan terakhir mereka di Super League 2025-26 yang berakhir 2-2 berkat gol Malik Risaldi jelang laga usai.

Namun, peta kekuatan kedua tim kini telah bergeser. Persebaya menunjukkan performa yang lebih tangguh sejak ditangani pelatih Bernardo Tavares di awal musim. Konsistensi mereka terlihat jelas di Piala Presiden 2026, di mana Persebaya selalu mencatat kemenangan.

Meskipun kemenangan Persebaya seringkali tipis, seperti saat menundukkan Persija Jakarta 1-0, PSMS Medan 1-0, Port FC 2-1, dan Arema 1-0, efektivitas mereka patut diacungi jempol. Total lima gol berhasil diciptakan, sementara gawang mereka hanya kebobolan satu gol sepanjang turnamen.

Beberapa pemain rekrutan Tavares juga menunjukkan kontribusi signifikan. Bek Yuran Fernandes menjadi top skor Persebaya di Piala Presiden 2026 dengan dua gol, disusul Miguel Pereira dan Alex Martins yang masing-masing menyumbangkan satu gol.

Tantangan Jadwal Mepet dan Harapan Pelatih

Di sisi lain, Persib Bandung melaju ke final setelah mengalahkan Persija Jakarta dengan skor 2-1. Hasil ini menjadi catatan positif bagi pelatih Igor Tolić yang berupaya melanjutkan era kejayaan yang sebelumnya dibangun oleh pelatih Bojan Hodak.

Meski demikian, Tolić menyampaikan kritik terkait penyelenggaraan Piala Presiden 2026, khususnya mengenai jadwal pertandingan yang sangat mepet. Ia menyoroti waktu istirahat yang hanya 48 jam bagi para pemain antara laga semifinal dan final.