Persis Solo berhasil memutus rekor buruk tanpa kemenangan di Stadion Manahan selama 10 bulan. Laskar Sambernyawa sukses menundukkan Persik Kediri dengan skor dramatis 2-1 dalam lanjutan Super League 2025/2026 pada Minggu (1/3/2026) malam WIB. Kemenangan penting ini disaksikan langsung oleh Presiden ke-7 Republik Indonesia, Joko Widodo, dari tribune VVIP Stadion Manahan, Solo.

Jalannya Pertandingan

Bermain di hadapan pendukung sendiri, Persis Solo langsung mengambil inisiatif serangan sejak peluit awal dibunyikan. Gelombang serangan mereka membuahkan hasil pada menit ke-22. Bruno Gomes sukses membuka keunggulan bagi Persis Solo melalui sundulan kepala, memanfaatkan umpan silang akurat dari sisi kanan yang dilepaskan oleh Dimitri Lima.

Tertinggal satu gol, Persik Kediri tidak tinggal diam. Tim berjuluk Macan Putih itu segera merespons dengan meningkatkan intensitas serangan ke jantung pertahanan Persis Solo. Hasilnya, Persik berhasil menyamakan kedudukan. Berawal dari umpan silang Ezra Walian dari sisi kiri, Jose Enrique yang lolos dari jebakan offside dengan mudah menyontek bola ke gawang Persis Solo, mengubah skor menjadi 1-1.

Persis Solo sebenarnya memiliki kesempatan untuk kembali unggul melalui aksi individu Roman Paparyha. Namun, sepakannya masih melambung tinggi di atas mistar gawang meski sudah berhadapan satu lawan satu dengan kiper Leo Navacchio. Skor 1-1 bertahan hingga turun minum.

Babak Kedua

Memasuki babak kedua, pelatih Persis Solo, Milomir Seslija, langsung melakukan perubahan signifikan dengan memasukkan tiga pemain sekaligus. Salah satu di antaranya adalah Muhamad Riyandi, yang menandai penampilan perdananya sejak putaran kedua Super League dimulai.

Laskar Sambernyawa kembali menciptakan peluang emas ketika Roman Paparyha berhasil lepas dari jebakan offside. Sayangnya, sentuhan pertama Paparyha yang kurang sempurna membuat peluang tersebut gagal dikonversi menjadi gol.

Saat Persis Solo terus melancarkan tekanan, Persik Kediri justru mendapatkan kesempatan emas untuk berbalik unggul. Insiden terjadi ketika Althaf Indie melakukan handsball di dekat garis gawang. Wasit tanpa ragu mengusir Althaf Indie dari lapangan karena dianggap menghalangi peluang gol dengan tangan. Penalti pun diberikan untuk Persik Kediri.

Namun, Ezra Walian yang maju sebagai eksekutor gagal menunaikan tugasnya. Sepakannya berhasil dimentahkan dengan gemilang oleh Muhamad Riyandi, menjaga asa Persis Solo.

Momen yang ditunggu-tunggu akhirnya tiba bagi Persis Solo. Roman Paparyha berhasil mencetak gol spektakuler melalui tendangan lob yang tak mampu dijangkau oleh kiper Leo Navacchio. Gol indah ini kembali membawa Persis Solo unggul.

Tidak ada gol tambahan yang tercipta hingga peluit panjang dibunyikan. Persis Solo sukses mengamankan kemenangan perdana mereka di putaran kedua Super League 2025/2026, sekaligus mengakhiri puasa kemenangan di kandang sendiri.