Masyarakat Jawa Barat yang belum mendapatkan tiket program mudik gratis 2026 dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat masih memiliki kesempatan. Sebanyak 1.012 kursi mudik gratis dilaporkan masih tersedia hingga hari ini, Kamis, 12 Maret 2026.
Kepala Dinas Perhubungan Jawa Barat, Dhani Gumelar, menjelaskan bahwa ketersediaan kuota ini disebabkan oleh pembatalan pemesanan tiket oleh beberapa pihak. “Pembatalan pemesanan tiket oleh beberapa orang mengakibatkan masih tersedianya kuota mudik gratis sebanyak 1.012 kursi,” ujar Dhani Gumelar pada Kamis (12/3/2026).
Rute dan Ketersediaan Tiket
Tiket yang masih dapat dipesan tersebar di 12 rute keberangkatan. Berikut rincian ketersediaan tiket per rute:
- Bandung-Sukabumi: 275 tiket
- Bogor-Pelabuhan Ratu: 176 tiket
- Bogor (Cileungsi)-Bandung: 233 tiket
- Bekasi (Terminal Cikarang)-Tasikmalaya: 63 tiket
- Bandung-Solo: 12 tiket
- Bandung-Wonogiri: 3 tiket
- Bandung-Yogyakarta: 20 tiket
- Bekasi-Bandung: 46 tiket
- Bandung-Ciledug: 35 tiket
- Bandung-Solo (oleh Jasa Raharja): 14 tiket
- Bandung-Sragen: 2 tiket
- Yogyakarta-Bandung: 133 tiket
Cara Pemesanan dan Persyaratan
Pemesanan tiket mudik gratis ini dapat dilakukan melalui aplikasi Sapawarga. Periode pemesanan telah dibuka sejak 11 Februari 2026 dan akan berakhir pada hari ini, 12 Maret 2026.
Calon pemudik hanya perlu memasukkan data diri seperti nama lengkap, nomor induk kependudukan (NIK), alamat, nomor Kartu Keluarga, tanggal lahir, dan rute keberangkatan yang diinginkan saat mendaftar.
Pemilihan tanggal keberangkatan akan dilakukan saat proses aktivasi tiket, yang juga berlangsung dari 1 hingga 12 Maret 2026.
Syarat Peserta dan Jadwal Keberangkatan
Program mudik gratis ini terbuka bagi masyarakat yang berdomisili di Jawa Barat dan berencana mudik ke luar provinsi. Selain itu, masyarakat yang berdomisili di luar Jawa Barat namun ingin mudik ke Jawa Barat juga memiliki kesempatan untuk memesan tiket.
Para pemudik yang telah berhasil memesan tiket akan diberangkatkan pada tanggal 13, 14, dan 15 Maret 2026. Titik keberangkatan yang disediakan meliputi Terminal Leuwipanjang (Bandung), Terminal Cikarang, dan Kota Bekasi. Untuk mendukung kelancaran program ini, Pemerintah Provinsi Jawa Barat telah menyiapkan sebanyak 73 unit bus.




