Liverpool memasuki jeda internasional dengan situasi yang kurang menguntungkan bagi pelatih baru, Arne Slot. Tim berjuluk The Reds ini menunjukkan performa tidak konsisten sepanjang musim, ditambah hasil yang kerap mengecewakan.

Permasalahan utama terlihat jelas di lini tengah, yang kerap kesulitan mengendalikan permainan dan kehilangan dominasi fisik. Selain itu, kreativitas serangan Liverpool sering terhenti pada momen-momen krusial pertandingan.

Jeda kompetisi ini menjadi momentum krusial bagi Slot untuk menata ulang strategi tim. Dengan jadwal yang lebih longgar, ia memiliki waktu membenahi berbagai rincian sebelum menghadapi Paris Saint-Germain (PSG) di perempat final Liga Champions.

Pembenahan ini sangat krusial bagi Slot, tidak hanya untuk menyelamatkan sisa musim Liverpool, tetapi juga untuk mengamankan posisinya di Anfield.

Untuk dapat mengalahkan PSG, Liverpool membutuhkan keunggulan di setiap aspek permainan. Salah satu sektor yang dapat ditingkatkan adalah efektivitas dalam situasi bola mati.

Gol Dominik Szoboszlai saat melawan Galatasaray menjadi bukti bahwa skema latihan yang terencana dengan baik dapat memberikan efek langsung dalam pertandingan besar. Pengalaman serupa juga terlihat saat menghadapi Manchester City musim lalu. Melawan tim sekelas PSG, variasi dalam situasi bola mati bisa menjadi faktor penentu, terutama ketika skema permainan terbuka tidak berjalan efektif.

Selain itu, Liverpool juga menghadapi peningkatan jumlah cedera pemain dalam beberapa minggu terakhir. Kondisi ini cukup mengkhawatirkan, mengingat kedalaman skuad yang terbatas.

Beberapa pemain yang tidak dipanggil tim nasional akan tetap berada di pusat pelatihan klub selama jeda internasional. Situasi ini memberikan kesempatan bagi staf pelatih untuk mengevaluasi penyebab meningkatnya angka cedera. Langkah evaluasi ini sangat penting guna mencegah Liverpool kehilangan lebih banyak pemain hingga akhir musim. Dua minggu ke depan harus dimanfaatkan secara optimal untuk memperbaiki program kebugaran pemain secara menyeluruh.