TPA Kopi Luhur di Kota Cirebon mengalami penumpukan sampah yang signifikan, bahkan meluber hingga mendekati area pintu gerbang. Kondisi ini terjadi akibat curah hujan yang masih tinggi, menyebabkan akses truk pengangkut sampah menuju area tengah TPA menjadi sulit dan licin.

Antrean panjang truk pengangkut sampah menjadi pemandangan sehari-hari di TPA Kopi Luhur. Para pengemudi harus bersusah payah saat hendak membongkar muatan. Akibat kondisi jalan yang licin dan sulit dijangkau, pembongkaran sampah terpaksa dilakukan di dekat pintu gerbang TPA untuk menghindari risiko yang tidak diinginkan.

Upaya Penanganan dan Imbauan

Penumpukan ini diperparah dengan lonjakan volume sampah yang masuk ke TPA Kopi Luhur, terutama selama bulan Ramadan. Meskipun demikian, Kepala UPT TPA Kopi Luhur, Dinas Lingkungan Hidup Kota Cirebon, menyatakan akan terus berupaya memaksimalkan kapasitas TPA dengan memanfaatkan sarana dan prasarana alat berat yang tersedia.

Mengingat keterbatasan operasional alat berat yang hanya beroperasi pada siang hari, pihak UPT TPA Kopi Luhur mengimbau masyarakat dan truk pengangkut sampah dari TPS untuk mengantisipasi agar tidak membuang sampah hingga malam hari. Hal ini penting untuk menjaga kelancaran operasional dan mencegah penumpukan yang lebih parah.