Gresik, Rabu (4/3/2026) – Kubah Masjid Al Furqon di Desa Dermo, Kecamatan Benjeng, Gresik, ambruk pada Selasa (3/2/2026) sore setelah diterjang hujan lebat dan angin kencang. Insiden ini terjadi sekitar pukul 14:30 WIB dan menyebabkan kerusakan signifikan pada kubah berdiameter sekitar 3 meter dengan tinggi 5 meter tersebut.
Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Gresik, Sukardi, membenarkan kejadian tersebut. “Kubah masjid ambruk diakibatkan hujan lebat dan angin kencang,” ujar Sukardi, Rabu (4/3/2026).
Dampak Cuaca Ekstrem Meluas
Selain di Desa Dermo, cuaca ekstrem berupa hujan lebat dan angin kencang juga melanda wilayah lain di Gresik, menyebabkan berbagai kerusakan.
Di Desa Gadingwatu, Kecamatan Menganti, angin kencang mengakibatkan sebagian atap rumah warga mengalami kerusakan ringan. Sukardi menjelaskan, “Di Menganti, Atap rumah bagian samping mengalami kerusakan ringan.”
Sementara itu, di Desa Klampok, Kecamatan Benjeng, sebuah pohon besar tumbang dan menimpa bagian belakang rumah milik Bapak Sujianto. “Dampak pohon tumbang menimpa atap rumah bagian belakang milik Bapak Sujianto,” tambah Sukardi.
Beruntungnya, tidak ada laporan korban luka maupun korban jiwa akibat serangkaian peristiwa yang disebabkan oleh cuaca ekstrem di Gresik ini.




