Aktris dan pegiat sosial Cinta Laura Kiehl baru-baru ini mengunjungi wilayah Aceh untuk melihat langsung kondisi pascabencana banjir dan tanah longsor yang melanda daerah tersebut. Kunjungan kemanusiaan ini dilakukan melalui lembaga sosial miliknya, Act of Love Foundation, untuk menyambangi para warga yang kini berada di tempat pengungsian.
Saat berada di lokasi, Cinta Laura mengungkapkan berbagai kisah memprihatinkan tentang kondisi para korban bencana. Ia tidak dapat menyembunyikan kesedihannya ketika menyaksikan secara langsung kenyataan pahit yang harus dihadapi masyarakat setempat.
Semangat Belajar di Tengah Keterbatasan
Salah satu pengalaman yang paling menyentuh bagi Cinta terjadi ketika ia bertemu dan berbincang dengan anak-anak di area pengungsian. Aktris tersebut mengaku sangat tersentuh, terutama ketika melihat anak-anak tetap berusaha belajar meskipun tanpa penerangan listrik.
Di tengah kondisi serba terbatas dan gelap, semangat mereka untuk menimba ilmu menjadi pemandangan yang begitu mengharukan. Selain masalah penerangan, Cinta juga merasa prihatin setelah melihat langsung situasi di lapangan, mulai dari minimnya sarana pendidikan hingga tempat tinggal sementara bagi para pengungsi yang kondisinya masih jauh dari memadai.
Kedatangannya ke Aceh bukan sekadar membawa bantuan materi, tetapi juga memberikan dukungan moral serta harapan bagi warga yang tengah berusaha bangkit setelah tertimpa musibah.
Kisah Bangkit dari Keterpurukan
Melalui akun Instagram pribadinya, Cinta Laura membagikan sejumlah foto yang memperlihatkan momen haru ketika ia turun langsung ke lokasi terdampak bencana. Dalam unggahan tersebut, ia juga menceritakan perasaannya setelah berinteraksi dengan para korban.
“My February in one word: Aceh. Bencana bisa mengambil begitu banyak hal sekaligus. Tempat tinggal, rutinitas, rasa tenang. Tapi yang aku lihat di Aceh justru sebaliknya, masyarakat yang menolak untuk membiarkan kehilangan mendefinisikan siapa mereka. Mereka memang berduka, tapi mereka juga memilih untuk bangkit,” tulis Cinta.
Unggahan tersebut kemudian dipenuhi berbagai komentar dukungan dan simpati dari para warganet. Akun @wwf_id, misalnya, menulis, “Terima kasih Kak Cinta sudah menyuarakan apa yang dirasakan warga Peusangan. Kehilangan bangunan bisa dibangun lagi, tapi memulihkan benteng alam butuh tangan kita semua. Yuk, bareng-bareng kita dukung Peusangan bangkit!”
Dukungan serupa juga datang dari warganet lain. Akun @feliciafunay berkomentar, “Bangga banget sama Kak Cinta yang memiliki hati yang benar-benar peduli.” Sementara itu, @bernardcoya menulis, “I love you cinta you are angel the real angel.”
Kunjungan Cinta Laura ini diharapkan dapat menarik perhatian lebih luas terhadap kondisi pascabencana di Aceh, serta menginspirasi lebih banyak pihak untuk turut serta dalam upaya pemulihan dan pembangunan kembali daerah terdampak.




