Perum Bulog Kantor Wilayah Aceh memastikan ketersediaan beras di gudang mencapai 65 ribu ton. Jumlah ini diklaim cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat hingga Juli 2026, sekaligus mengantisipasi peningkatan permintaan pasca-Idul Fitri 1447 Hijriah.

Pimpinan Wilayah Perum Bulog Kanwil Aceh, Ihsan, menyatakan bahwa cadangan beras yang ada saat ini sangat mencukupi untuk kebutuhan pangan, termasuk penyaluran bantuan pemerintah. “Insya Allah stok yang ada saat ini cukup hingga empat bulan ke depan atau sampai bulan Juli 2026. Persediaan itu tentu akan terus bertambah seiring dengan masuknya musim panen,” kata Ihsan, Kamis (26/3/2026), seperti dilansir ANTARA.

Ihsan menjelaskan, setiap bulan Bulog Aceh membutuhkan sekitar 6 ribu hingga 7 ribu ton beras. Kebutuhan ini dialokasikan untuk program bantuan pangan dan menjaga stabilitas harga di pasaran. Saat ini, Bulog juga gencar melakukan pembelian gabah dari petani melalui mitra resmi di seluruh kabupaten/kota, seiring dengan berlangsungnya musim panen.

Cadangan beras pemerintah yang tersimpan di gudang juga disiapkan untuk mengantisipasi lonjakan kebutuhan setelah perayaan Idul Fitri 1447 Hijriah. “Kami minta masyarakat tidak perlu panik dan khawatir, karena persediaan beras tersedia dengan cukup di gudang Perum Bulog Aceh,” pungkasnya.