Borneo FC kembali menunjukkan performa dominan mereka dengan menundukkan Arema FC 3-1 dalam lanjutan BRI Super League pekan ke-23. Laga yang berlangsung di Stadion Segiri, Samarinda, pada Kamis malam (26/2/2026) ini mengukuhkan posisi Pesut Etam di papan atas klasemen.

Jalannya Pertandingan dan Pesta Gol Borneo FC

Sejak peluit awal dibunyikan, Borneo FC langsung tancap gas dan berhasil membuka keunggulan cepat pada menit ke-7 melalui aksi Westherley Caxambu. Gol tersebut langsung menempatkan Arema FC di bawah tekanan sepanjang babak pertama.

Dominasi tuan rumah semakin terlihat jelas setelah Juan Felipe Villa mencetak brace. Gol pertamanya lahir pada menit ke-26, disusul gol kedua di awal injury time babak pertama. Skor 3-0 untuk keunggulan Borneo FC bertahan hingga turun minum.

Memasuki babak kedua, Arema FC sempat memperkecil ketertinggalan melalui gol tunggal Dalberto Luan. Namun, gol tersebut tidak cukup untuk mengubah hasil akhir, dan Borneo FC tetap unggul 3-1 hingga pertandingan usai.

Dampak Klasemen dan Fakta Menarik

Kemenangan ini memiliki dampak signifikan pada posisi kedua tim di klasemen sementara BRI Super League. Borneo FC kini semakin nyaman di papan atas, berhasil mempersempit jarak dengan pesaing di posisi kedua menjadi hanya satu poin. Sementara itu, Arema FC harus rela turun ke posisi ke-10.

Hasil pertandingan ini juga menghadirkan kesan dejavu yang kuat. Skor identik 3-1 sebelumnya juga tercipta saat kedua tim bertemu di Stadion Kanjuruhan pada 26 Oktober 2025. Fakta ini menunjukkan konsistensi performa Pesut Etam dalam mengatasi Singo Edan, bahkan dengan perubahan komposisi pemain di tim tamu.

Beberapa catatan individual juga patut disorot dari laga ini:

  • Striker Arema FC, Dalberto Luan, berhasil mengakhiri paceklik golnya setelah tujuh pertandingan. Golnya di laga ini kembali menempatkannya dalam persaingan top skor BRI Super League musim ini.
  • Penampilan Juan Felipe Villa semakin mencuri perhatian. Dua gol yang dicetaknya di pertandingan ini menambah koleksi golnya menjadi tiga dalam dua pertemuan melawan Arema FC musim ini, menjadikannya ancaman paling konsisten bagi pertahanan Singo Edan.

Fakta lain yang tak kalah menarik adalah bahwa Borneo FC musim ini menjadi tim yang paling sering membobol pertahanan Arema FC, dengan total enam gol tercatat dalam berbagai pertemuan kompetitif. Meskipun Arema FC telah melakukan perubahan di lini belakang dan mengganti penjaga gawang, upaya tersebut belum mampu meredam kecepatan serangan tuan rumah.