Livigno, Italia – Tim ski gaya bebas Amerika Serikat berhasil mengamankan medali emas dalam nomor beregu campuran di Olimpiade Musim Dingin Milano Cortina 2026. Kemenangan ini diraih berkat penampilan gemilang trio Kaila Kuhn, Connor Curran, dan Christopher Lillis yang mencatatkan skor total 325,35 poin pada babak Super Final. Dengan hasil ini, AS berhasil mempertahankan gelar juara yang sebelumnya diraih pada Olimpiade Beijing 2022. Christopher Lillis menjadi satu-satunya anggota tim yang kembali dari skuad pemenang medali emas empat tahun lalu.
Perjalanan tim AS menuju podium tertinggi tidaklah mudah. Meskipun sempat mengalami kekecewaan di nomor individu, para atlet AS berhasil bangkit dan menunjukkan performa terbaik mereka dalam kompetisi beregu. “Saya pikir hasil di nomor individu kami tidak sepenuhnya sesuai harapan, dan kami hanya membiarkan itu menjadi bahan bakar untuk kembali lebih kuat di nomor tim ini,” ujar Kaila Kuhn, salah satu peraih medali emas.
Christopher Lillis, yang finis di posisi kedelapan pada nomor individu, mengungkapkan rasa percayanya pada kemampuan tim AS untuk tampil maksimal. “Tentu saja, saya memiliki beberapa hal pribadi yang perlu saya perbaiki dalam penampilan tunggal saya, baik di tahun 2022 maupun sekarang,” kata Lillis. “Hal-hal itu tidak hilang, dan itu akan terus memotivasi saya. “Namun, satu-satunya hal yang akan saya katakan tentang nomor tim adalah kami benar-benar tidak bisa kalah. Itu mustahil.”
Di belakang AS, tim Swiss yang diperkuat Lina Kozomara, Pirmin Werner, dan Noé Roth harus puas dengan medali perak setelah mengumpulkan 296,91 poin. Sementara itu, Tiongkok yang menurunkan Xu Mengtao, Wang Xindi, dan Li Tianma meraih medali perunggu dengan total skor 279,68 poin.
Kemenangan ini menandai pencapaian penting bagi Christopher Lillis. Selain meraih emas Olimpiade keduanya, ia juga menjadi bagian dari sejarah AS yang berhasil mempertahankan gelar juara dalam nomor beregu campuran ski gaya bebas. Lillis, yang lahir di Rochester, New York, pada 4 Oktober 1998, telah menunjukkan bakat luar biasa sejak usia muda. Ia menjadi pria termuda yang pernah memenangkan balapan Piala Dunia FIS Aerials pada usia 17 tahun.
Olimpiade Musim Dingin Milano Cortina 2026 ini menjadi panggung bagi berbagai disiplin ski gaya bebas, termasuk slopestyle, halfpipe, dan big air, yang sebagian besar digelar di Livigno, Italia.



