Real Madrid berhasil mengamankan tiket ke babak 16 besar Liga Champions setelah menaklukkan Benfica dalam pertandingan sengit di Santiago Bernabeu. Kemenangan ini menegaskan ketangguhan Los Blancos di fase gugur kompetisi Eropa, meskipun harus berjuang keras untuk meraih hasil positif.
Pada leg kedua, Real Madrid menang 2-1 atas Benfica, membawa mereka unggul agregat 3-1 setelah sebelumnya meraih kemenangan tipis 1-0 di Lisbon. Jalannya pertandingan di Bernabeu tidaklah mudah, bahkan Benfica sempat mengejutkan tim tuan rumah di babak pertama.
Rafa Silva berhasil mencetak gol pembuka untuk Benfica, yang sempat menyamakan kedudukan agregat dan menambah tekanan pada kubu Madrid. Namun, situasi tersebut tidak berlangsung lama. Aurelien Tchouameni segera menyamakan kedudukan hanya dua menit kemudian, mengembalikan keunggulan agregat bagi Madrid.
Gol penentu kemenangan Real Madrid dicetak oleh Vinicius Junior pada menit ke-80, yang sekaligus menutup peluang Benfica untuk bangkit kembali. Dengan hasil ini, sasaran utama tim asuhan Alvaro Arbeloa untuk lolos ke babak selanjutnya telah tercapai.
Fokus ke Undian dan Potensi Lawan Berat
Di balik kegembiraan keberhasilan melangkah ke babak 16 besar, perhatian pelatih Alvaro Arbeloa segera beralih ke tahap selanjutnya. Potensi tantangan dari lawan-lawan berat, termasuk kemungkinan bertemu tim asal Inggris, mulai menjadi perbincangan sejak pertandingan berakhir.
Arbeloa menegaskan bahwa timnya sangat antusias menantikan undian babak 16 besar. Ia juga menyoroti kemungkinan pertemuan kembali dengan salah satu rival terberat mereka dalam beberapa musim terakhir.
“Saya sangat senang bisa masuk dalam undian, itu memang menjadi tujuan kami malam ini,” kata Arbeloa kepada media. Ia menambahkan, “Orang-orang sudah sering mendengar tentang pertemuan melawan Manchester City, sebab itu terjadi selama enam atau tujuh tahun berturut-turut.”
Pelatih tersebut mengakui bahwa frekuensi pertemuan dengan Manchester City sudah cukup banyak. Namun, ia memiliki keyakinan kuat bahwa duel tersebut akan kembali terjadi di babak 16 besar.
“Memang sudah cukup banyak pertemuan tersebut, tetapi saya yakin kami akan bertemu mereka lagi. Siapapun lawan yang dihadapi tidak akan menjadi masalah, karena duel tersebut pasti akan sangat sulit, terutama karena kami akan bermain di leg kedua di markas mereka. Kedua kemungkinan lawan akan sangat menantang untuk dikalahkan,” pungkas Arbeloa, menunjukkan kesiapan timnya menghadapi tantangan apapun.




