Sejumlah pimpinan organisasi buruh Indonesia yang tergabung dalam Inisiator Aliansi Buruh dan Masyarakat Sipil Untuk Perdamaian dan Kemerdekaan Palestina mendesak Presiden Prabowo Subianto untuk memimpin Board Of Peace (BOP) Gaza. Desakan ini disampaikan dalam sebuah pernyataan di Jakarta pada Selasa (17/2) petang.
Aliansi tersebut juga mengusulkan agar Presiden Prabowo setidak-tidaknya menjadi Ketua Bersama (Co-Chair) dalam proses pembangunan kembali Gaza, Palestina. “Atau setidak-tidaknya menjadi Ketua Bersama (Co Chair) dalam pembangunan kembali Gaza Palestina,” demikian bunyi salah satu pernyataan yang disampaikan bergantian oleh para pemimpin buruh.
Ketua Umum Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI), Moh Jumhur Hidayat, menegaskan bahwa Indonesia adalah negara yang paling layak memimpin BOP Gaza. Menurutnya, hal ini didasari oleh posisi Indonesia sebagai negara muslim terbesar di dunia sekaligus pendukung utama kemerdekaan Palestina.
Jumhur juga mengingatkan pentingnya peran Indonesia dalam kepemimpinan BOP Gaza. Ia secara tegas menyatakan ketidakpercayaan terhadap Amerika Serikat, khususnya Donald Trump, yang selama ini dianggap sebagai bagian dari masalah di Palestina karena pemihakannya kepada Israel.
Aliansi Buruh dan Masyarakat Sipil Untuk Perdamaian dan Kemerdekaan Palestina tidak menafikkan adanya pandangan bahwa BOP Gaza berpotensi melegitimasi pengusiran rakyat Gaza dalam proses perdamaian dan rekonstruksi. Oleh karena itu, buruh Indonesia juga mendesak Pemerintah RI agar setiap sumbangan untuk pembangunan kembali Gaza sepenuhnya ditujukan untuk kepentingan warga Gaza.
Tuntutan tersebut juga mencakup pelibatan pekerja-pekerja warga Gaza atau Palestina dalam setiap tahapan rekonstruksi. Hal ini untuk memastikan bahwa manfaat pembangunan kembali dirasakan langsung oleh masyarakat setempat.
Seruan Pawai Akbar dan Dukungan Organisasi
Para pimpinan buruh yang tergabung dalam Inisiator Aliansi Buruh dan Masyarakat Sipil Untuk Perdamaian Palestina menyerukan kepada seluruh kekuatan sipil Indonesia. Seruan ini ditujukan kepada Organisasi Kepemudaan, Organisasi Buruh, Tani, Gerakan Mahasiswa, dan elemen masyarakat lainnya untuk menggelar Pawai Akbar.
Pawai Akbar tersebut dimaksudkan untuk mendukung pembangunan kembali Gaza Palestina dengan kepemimpinan yang kuat dari Indonesia, yang direncanakan akan dilaksanakan usai Idul Fitri 1447 H. Buruh Indonesia berharap pihak-pihak berkepentingan dapat membantu perjuangan demi perdamaian dan kemerdekaan Palestina.
Inisiator Aliansi Buruh Indonesia dan Masyarakat Sipil Untuk Perdamaian dan Kemerdekaan Palestina ini didukung oleh berbagai organisasi. Di antaranya adalah KSPSI, KSBSI, KBMI, KSPN, K-ASPEK INDONESIA, GSBI, SBNI, F-SPEED, SPDI, SEPETA, SBSI 92, Maritim Indonesia, dan PHRI ASPEK.



