Warga di dua kelurahan di Kecamatan Wara Timur, Kota Palopo, Sulawesi Selatan, mengeluhkan gangguan pasokan air bersih yang telah berlangsung selama berhari-hari. Kondisi ini semakin memberatkan menjelang perayaan Idul Fitri, mengganggu aktivitas harian seperti mandi, memasak, dan mencuci.

Gangguan Air di Surutanga dan Salekoe

Di Kelurahan Surutanga, warga sekitar kantor Adira Finance melaporkan bahwa air tidak mengalir ke rumah mereka selama tiga hari terakhir. Seorang warga yang enggan disebutkan namanya mengungkapkan, “Baru ada tiga hari tidak mengalir.” Akibatnya, kebutuhan dasar rumah tangga menjadi terhambat secara signifikan.

Keluhan serupa juga datang dari warga Kelurahan Salekoe. Mereka menyebut, dalam lima hari terakhir, aliran air hanya mengalir pada waktu tertentu dengan debit yang sangat kecil. “Lima hari tidak mengalir, maksimal di rumah saya air mengalir rata-rata di pukul 21.00 WITA,” ujar seorang warga Salekoe.

Warga tersebut menambahkan, “Itupun setelah saya periksa air di meteran utama sepertinya debit air yang mengalir di pipa menuju meteran warga itu sedikit dan terlihat tidak deras.” Kondisi ini mendorong warga untuk mendesak pihak penyedia layanan air bersih agar lebih responsif, terutama menjelang hari raya yang membutuhkan banyak air.

Ia menegaskan, “Harusnya pihak PAM ini lebih antusias lagi dan memikirkan persoalan ini, apalagi sampai menjelang H-1 Sholat Idul Fitri ini masih saja air yang mengalir di pipa meteran utama saya sangat tidak memungkinkan kami untuk beraktivitas, sehingga air tersebut tidak masuk ke dalam rumah.”

Hingga Minggu, 22 Maret 2026, belum ada penjelasan resmi dari pihak penyedia layanan air bersih terkait penyebab pasti gangguan pasokan air di kedua kelurahan tersebut, meskipun keluhan telah disampaikan berulang kali oleh masyarakat.