Pelatih Persija Jakarta, Shin Tae-yong, menyuarakan kewaspadaan tinggi menjelang bergulirnya Piala Presiden Elite 2026. Ia secara tegas meminta para pemain Macan Kemayoran untuk tampil lebih hati-hati demi menghindari insiden cedera serius, merujuk pada pengalaman pahit yang menimpa penyerang Ole Romeny pada edisi sebelumnya.

Keputusan Persija untuk berpartisipasi dalam turnamen pramusim ini diambil setelah menunda agenda pemusatan latihan di Thailand yang semula dijadwalkan hingga 10 Agustus. Dengan demikian, Macan Kemayoran akan ambil bagian dalam Piala Presiden 2026 yang akan berlangsung mulai 25 Juli hingga 6 Agustus.

Meski Persija menyandang status juara Piala Presiden 2018 dan berambisi meraih hasil terbaik, Shin Tae-yong menekankan bahwa anak asuhnya tidak boleh bermain secara sembrono. Pelatih asal Korea Selatan itu mengingatkan bahwa risiko cedera selalu mengintai di ajang pramusim, yang kerap menjadi batu sandungan bagi persiapan tim.

Kekhawatiran Shin Tae-yong bukan tanpa dasar. Ia menyoroti insiden yang dialami Ole Romeny pada Piala Presiden edisi sebelumnya. Penyerang yang juga memperkuat Oxford United dan Timnas Indonesia itu harus menepi dari lapangan hijau selama beberapa bulan setelah mengalami cedera parah akibat tekel keras saat menghadapi Arema FC. Cedera tersebut bahkan mengharuskan Romeny menjalani operasi.

Oleh karena itu, Shin Tae-yong kembali menegaskan pentingnya kehati-hatian bagi setiap pemain Persija Jakarta selama berlaga di Piala Presiden Elite 2026, agar tidak ada lagi pemain yang harus absen panjang akibat cedera.