Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan cuaca di wilayah Kabupaten Cirebon dan Kota Cirebon pada Jumat, 24 Juli 2026, akan didominasi kondisi cerah hingga cerah berawan sepanjang hari. Meskipun demikian, BMKG mengeluarkan imbauan khusus terkait potensi angin kencang yang diperkirakan terjadi pada hari tersebut.

Prakiraan cuaca cerah ini diproyeksikan berlangsung dari pagi hingga malam hari di seluruh wilayah Cirebon Raya. Masyarakat dapat merencanakan aktivitas tanpa perlu khawatir diguyur hujan, sebab tidak ada potensi hujan signifikan yang terdeteksi.

Fenomena Angin Kumbang dan Dampaknya

BMKG menjelaskan, potensi angin kencang pada Jumat, 24 Juli 2026, dikenal sebagai “angin kumbang”. Fenomena ini terjadi karena wilayah Ciayumajakuning berada di sisi utara Gunung Ciremai, dengan karakteristik angin yang bergerak menuruni lereng gunung.

Kecepatan angin di wilayah Cirebon berpotensi mencapai 35 hingga 40 kilometer per jam. Hembusan angin kencang ini dapat menyebabkan pohon atau ranting patah, serta berisiko merobohkan papan reklame atau baliho. Selain itu, aktivitas di pelabuhan atau perairan juga perlu diwaspadai karena angin kencang berpotensi memengaruhi gelombang laut dan keselamatan nelayan.

Suhu dan Kelembapan Udara

Suhu udara di Cirebon dan sekitarnya diperkirakan berada pada kisaran 23 hingga 31 derajat Celcius. Pagi hari terasa hangat dengan suhu sekitar 24-26 derajat, kemudian meningkat secara bertahap menjelang siang hingga mencapai puncaknya 31 derajat. Memasuki malam, temperatur berangsur turun sehingga udara kembali terasa lebih nyaman.

Tingkat kelembapan udara diperkirakan berkisar antara 47 hingga 73 persen. Kelembapan yang relatif lebih rendah pada siang hari dapat membuat cuaca terasa lebih kering. Oleh karena itu, masyarakat disarankan untuk memperbanyak minum air putih. Pada pagi dan malam hari, tingkat kelembapan cenderung lebih tinggi sehingga udara terasa lebih lembap dan nyaman.

Imbauan Kewaspadaan dari BMKG

Mengingat potensi cuaca panas dan angin kencang, BMKG mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan. Beberapa langkah yang dapat dilakukan antara lain:

  • Memperbanyak minum air putih untuk mencegah dehidrasi akibat cuaca kering.
  • Menghindari berada di bawah pohon besar atau dekat papan reklame yang berisiko roboh saat angin kencang.
  • Bagi nelayan dan pelaku aktivitas di perairan, selalu memantau informasi cuaca maritim dan meningkatkan kehati-hatian.
  • Mengamankan benda-benda yang mudah terbawa angin di sekitar rumah.