Siaran langsung pertandingan pembuka Grup C Piala Dunia 2026 antara Brasil dan Maroko akan tersaji pada Minggu, 14 Juni 2026, pukul 05.00 WIB. Laga krusial ini dapat disaksikan melalui layar kaca TVRI Sport, serta layanan live streaming di aplikasi Folaplay dan MAXStream.
Pertemuan Brasil kontra Maroko ini akan menjadi pertandingan pertama di Grup C Piala Dunia 2026. Stadion MetLife di East Rutherford, Amerika Serikat, terpilih sebagai arena pertarungan dua tim yang memiliki sejarah berbeda di kancah sepak bola dunia.
Melihat performa kedua tim dalam beberapa tahun terakhir, Brasil patut mewaspadai kekuatan Maroko. Tim berjuluk Atlas Lions ini pernah menciptakan kejutan besar di Piala Dunia 2022, menunjukkan potensi mereka sebagai kuda hitam yang berbahaya.
Prediksi banyak pihak menempatkan Maroko sebagai salah satu tim kuda hitam di Piala Dunia 2026, melanjutkan tren positif dari Piala Dunia sebelumnya. Pada edisi 2022, Maroko berhasil mencatatkan sejarah sebagai negara Afrika pertama yang lolos hingga babak semifinal, sebuah capaian terbaik mereka sepanjang partisipasi di Piala Dunia.
Perjalanan manis Maroko di Piala Dunia 2022 semakin lengkap setelah mereka menyingkirkan tim-tim kuat seperti Spanyol dan Portugal. Sayangnya, langkah mereka terhenti di semifinal setelah kalah dari Prancis, disusul kekalahan dari Kroasia dalam perebutan juara ketiga.
Maroko tentu berambisi mengulang atau bahkan melampaui prestasi tersebut. Namun, tantangan besar menanti karena mereka kini tidak lagi dilatih oleh Walid Regragui, melainkan Mohamed Ouahbi. Regragui memutuskan mundur dari Tim Nasional Maroko pada 5 Maret 2026, setelah sukses mengantar tim lolos ke Piala Dunia 2026.
Padahal, Regragui adalah arsitek di balik kesuksesan Maroko di Piala Dunia 2022. Ia juga berhasil membawa Maroko menjuarai African Nations Championship 2024, Africa Cup of Nations 2025, dan FIFA Arab Cup 2025. Meskipun demikian, skuad Maroko tetap optimistis dapat tampil maksimal di Piala Dunia 2026.
Kapten Maroko, Achraf Hakimi, menyampaikan keyakinannya di laman resmi FIFA. “Saya pikir dalam pertandingan seperti ini, di turnamen seperti Piala Dunia, tidak ada tim favorit. Peluangnya adalah 50-50. Ini akan menjadi pertandingan seimbang dan akan tergantung kepada detail kecil. Saya harap detail kecil itu berpihak kepada kami,” ujar Hakimi.




