Sebuah rumah toko (ruko) di Desa Gedangkulud, Kecamatan Cerme, Gresik, hangus terbakar pada Minggu (3/5/2026) pagi. Insiden ini menyebabkan dua orang, pasangan suami istri lanjut usia, mengalami luka bakar serius akibat semburan api dari tabung LPG yang bocor.

Perwira Piket Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Gresik, Christanuel Aprilino, menjelaskan bahwa laporan kebakaran diterima pada pukul 08.42 WIB. Menanggapi laporan tersebut, personel Pos Damkar Menganti segera diberangkatkan ke lokasi pada pukul 08.45 WIB dan tiba pukul 09.13 WIB.

Kronologi kejadian bermula saat Ibu Tin (67) sedang memasak di dalam ruko, sementara suaminya, Haji Sakri (70), tengah memperbaiki sepeda motor Honda PCX di area yang sama. Diduga, kebocoran tabung LPG menjadi pemicu utama.

Dua Korban Luka Bakar

“Api tiba-tiba menyembur dari LPG yang bocor dan langsung mengenai keduanya. Bapak Haji Sakri dan Ibu Tin mengalami luka bakar,” ujar Christanuel, Minggu (3/5/2026).

Warga sekitar yang menyaksikan kejadian tersebut dengan sigap melaporkan insiden ini ke petugas pemadam kebakaran. Saat petugas tiba, api telah berhasil dipadamkan secara swadaya oleh warga.

Petugas kemudian melakukan size up dengan alat pelindung diri (APD) lengkap dan membasahi area bangunan yang masih panas untuk mencegah api kembali muncul. Pada pukul 09.50 WIB, area kejadian dinyatakan kondusif dan aman.

Kedua korban luka bakar segera dilarikan ke RSUD Ibnu Sina Gresik untuk mendapatkan penanganan medis. Sementara itu, kerugian material yang tercatat adalah satu unit sepeda motor Honda PCX yang hangus terbakar.

Empat personel Pos Menganti, yakni Candra, Endik, Wiwin, dan Ilman, dikerahkan dalam operasi ini dengan menggunakan satu unit mobil semprot dan satu unit water supply. Proses penanganan kebakaran dilaporkan berjalan tanpa kendala.