Gresik – Hampir tiga pekan setelah kepergian penyanyi Vidi Aldiano, pusara almarhum di Taman Pemakaman Umum (TPU) Tanah Kusir masih terus didatangi para peziarah. Aliran doa dan ungkapan cinta dari penggemar tak henti mengalir, membuat area peristirahatan terakhirnya selalu dipenuhi taburan bunga segar setiap hari.
Ayah almarhum, Harry Kiss, mengungkapkan bahwa petugas pemakaman harus bekerja ekstra membersihkan tumpukan bunga yang terus bertambah. “Dalam sehari, bunga yang terkumpul bahkan bisa mencapai dua karung,” ujar Harry, menggambarkan betapa tingginya antusiasme masyarakat.
Menurut Harry, fenomena ini terjadi berulang setiap hari. Bunga yang telah dibersihkan pada sore hari akan kembali memenuhi area makam keesokan paginya, menjadi bukti nyata kesetiaan para penggemar yang tak pernah surut.
Melihat kondisi tersebut, pihak keluarga berinisiatif meningkatkan kenyamanan bagi para peziarah. Salah satu langkah yang diambil adalah meminta pengelola pemakaman untuk menanam pohon di sekitar makam.
Upaya ini diharapkan dapat menciptakan suasana yang lebih teduh dan nyaman, terutama saat siang hari, bagi siapa pun yang datang untuk memanjatkan doa. Inisiatif penghijauan tersebut juga mendapat dukungan penuh dari Rano Karno, sahabat dekat keluarga.




