Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Cirebon menghadapi tantangan serius dalam upaya pengelolaan sampah di wilayahnya. Keterbatasan alat berat menjadi kendala utama yang menghambat optimalisasi penanganan limbah.
Kepala Bidang Kebersihan dan Pertamanan DLH Kabupaten Cirebon, Suyanto, mengungkapkan bahwa pihaknya telah mengusulkan bantuan alat berat kepada Pemerintah Provinsi Jawa Barat. Usulan tersebut, yang diajukan sejak tahun lalu melalui Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian, dan Pengembangan Daerah (Bappelitbangda), hingga kini belum mendapatkan kepastian realisasi.
DLH menilai, keberadaan alat berat seperti buldoser sangat krusial untuk mempercepat proses penataan dan pengelolaan sampah agar lebih efisien. Sementara itu, sejumlah armada yang saat ini dimiliki, termasuk ekskavator dan truk sampah, sedang dalam tahap perbaikan.
Untuk mengatasi kondisi tersebut, DLH Kabupaten Cirebon berupaya maksimal dalam pemeliharaan armada yang tersedia. Langkah ini diambil sembari terus berharap adanya penambahan unit baru guna mendukung peningkatan layanan kebersihan di seluruh Kabupaten Cirebon.



