Tim Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkar) Kabupaten Gresik mengevakuasi sarang tawon vespa berbahaya yang bersarang di atap rumah warga Desa Mentaras, Kecamatan Dukun, Gresik, pada Senin (23/3/2026) malam. Operasi penyelamatan ini dilakukan menyusul laporan dari pemilik rumah yang merasa terancam oleh keberadaan sarang tawon tersebut saat momen Lebaran.
Evakuasi Cepat Tanggap
Laporan mengenai keberadaan sarang tawon vespa diterima oleh tim Damkar Gresik sekitar pukul 18.20 WIB. Menanggapi laporan tersebut, tim yang dipimpin oleh Rizal Sulistyo Nugroho segera bergerak menuju lokasi menggunakan satu unit mobil rescue.
Sarang tawon vespa yang berada di atas atap rumah milik Nur Salim dinilai sangat membahayakan keselamatan warga sekitar. Oleh karena itu, tim Damkar Gresik langsung mengambil tindakan eksekusi.
Proses evakuasi dilakukan dengan membungkus sarang tawon menggunakan karung yang telah dibasahi Bahan Bakar Minyak (BBM). Selain itu, tim juga menyemprotkan cairan pembasmi serangga (baygon) ke arah sarang untuk melumpuhkan tawon.
Eksekusi sarang tawon vespa ini berlangsung sekitar 30 menit, dimulai dari pukul 18.38 WIB dan berakhir pada pukul 19.10 WIB. Tim Damkar Gresik bekerja dengan sangat hati-hati untuk memastikan tidak ada tawon yang masih bersembunyi di sekitar lokasi.
Beruntung, evakuasi sarang tawon vespa tersebut tidak menimbulkan korban jiwa atau luka-luka. Setelah sarang berhasil dievakuasi, tim Damkar Gresik juga membersihkan sisa-sisa sarang dan melakukan pengecekan kondisi sekitar untuk memastikan keamanan warga.
Apresiasi dari Pemilik Rumah
Nur Salim, pemilik rumah, menyampaikan rasa terima kasihnya kepada tim Damkar Gresik atas bantuan dan kesigapan mereka dalam mengevakuasi sarang tawon vespa tersebut. “Alhamdulillah, saya sangat berterima kasih kepada tim Damkar Gresik yang telah membantu saya. Saya merasa lebih aman sekarang,” ujarnya.
Rizal Sulistyo Nugroho, selaku pemimpin tim Damkar Gresik, menegaskan komitmen timnya untuk selalu siap siaga dalam menghadapi berbagai situasi darurat yang mengancam keselamatan masyarakat. “Tim kami akan terus siap siaga dalam menghadapi situasi darurat seperti ini,” kata Rizal.



