Jalan penghubung antara Desa Kaliwulu dan Tegalsari di Kecamatan Plered, Kabupaten Cirebon, mengalami kerusakan parah. Permukaan jalan ambles dan berlubang di sejumlah titik, diduga kuat akibat rembesan air dari saluran selokan di depan SMP Negeri 2 Plered yang terus mengalir ke badan jalan.

Kondisi ini memaksa para pengendara, terutama sepeda motor, untuk ekstra hati-hati saat melintas. Banyak pengguna jalan terlihat kesulitan menghindari lubang-lubang yang menganga demi mencegah kecelakaan.

Rembesan Air Pemicu Utama Kerusakan

Kerusakan terparah terpusat di area depan SMP Negeri 2 Plered. Air dari selokan terus-menerus menggenangi bagian jalan yang lebih rendah, secara bertahap mengikis lapisan aspal. Akibatnya, permukaan jalan menjadi ambles dan lubang-lubang semakin meluas, bahkan menimbulkan genangan kecil saat hujan turun.

Parto, salah seorang warga Desa Kaliwulu, mengungkapkan bahwa kerusakan jalan ini sudah berlangsung sekitar enam bulan. “Kerusakan jalan tersebut sudah terjadi sekitar enam bulan,” kata Parto, seraya menambahkan bahwa meskipun jalan tersebut secara administratif berada di wilayah Desa Kalisari, mayoritas penggunanya adalah warga Kaliwulu.

Warga berharap pemerintah desa maupun pemerintah daerah segera mengambil tindakan untuk melakukan perbaikan permanen. Mereka mendesak agar konstruksi jalan diperkuat agar tidak mudah rusak kembali, terutama saat musim hujan.

Hingga saat ini, para pengguna jalan masih harus menghadapi risiko tinggi saat melintasi ruas jalan tersebut, khususnya di bagian yang ambles dan penuh lubang.