Ribuan pemudik mulai memadati Stasiun Cirebon pada Jumat sore, 13 Maret 2026. Kedatangan lebih awal ini dilakukan para penumpang kereta api dari sejumlah stasiun di Jabodetabek untuk menghindari kepadatan calon penumpang di stasiun keberangkatan.
Selain itu, para pemudik juga mengaku memilih pulang kampung lebih awal karena harga tiket yang jauh lebih murah dibandingkan tiket yang dijual pada momen puncak arus mudik. Sebagian besar dari mereka adalah mahasiswa dan karyawan perusahaan yang telah mendapatkan jatah libur kuliah maupun bekerja.
Kesiapan Angkutan Lebaran 2026
PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daerah Operasi (Daop) 3 Cirebon telah menyiapkan personel gabungan untuk Posko Angkutan Lebaran 2026. Gelar pasukan dilaksanakan pada Jumat pagi, 13 Maret 2026, untuk memastikan kesiapan seluruh personel yang akan bertugas mulai 13 Maret hingga 30 Maret 2026.
Setidaknya 388 personel akan bertugas selama masa angkutan Lebaran di wilayah Daop 3 Cirebon. Kesiapan ini dilakukan menyusul peningkatan jumlah penumpang yang turun di Stasiun Cirebon.
KAI Daop 3 Cirebon mencatat, peningkatan jumlah penumpang turun sudah terjadi sejak tiga hari terakhir dengan rata-rata 6.000 hingga 8.000 penumpang per hari. Diprediksi, puncak peningkatan penumpang dapat mencapai 41.000 orang selama masa angkutan Lebaran 2026.
Selama periode tersebut, Daop 3 Cirebon akan mengoperasikan total 171 perjalanan kereta api. Rinciannya adalah 131 kereta api penumpang reguler dan 40 kereta api tambahan Lebaran.




