Bulan Ramadhan, yang dikenal sebagai bulan penuh berkah, menjadi momentum bagi umat Muslim untuk melipatgandakan amal ibadah. Salah satu ibadah sunnah yang sangat dianjurkan dan memiliki keutamaan luar biasa adalah sholat Tarawih, yang hanya dikerjakan pada malam hari selama bulan suci ini.

Sholat Tarawih bukan sekadar rutinitas malam Ramadhan, melainkan sarana mendekatkan diri kepada Allah SWT serta meraih berbagai ganjaran istimewa. Ibadah ini tergolong sunnah muakkad, yaitu sunnah yang sangat ditekankan untuk dilaksanakan karena pahala dan keberkahannya yang besar.

Keutamaan Sholat Tarawih Setiap Malam Ramadhan

Keutamaan sholat Tarawih telah banyak dijelaskan dalam berbagai hadits dan riwayat ulama. Setiap malam Ramadhan, mulai dari malam pertama hingga terakhir, memiliki keistimewaan tersendiri yang menjanjikan pengampunan dosa, pahala berlimpah, hingga peningkatan derajat di sisi Allah. Daftar keutamaan ini, antara lain, disebutkan dalam kitab Durrotun Nasihin halaman 18–19 serta dikutip dari kanal YouTube Shofwatul Awwah.

  1. Malam ke-1: Dosa orang yang melaksanakan shalat Tarawih akan diampuni, seakan-akan ia baru dilahirkan oleh ibunya.

  2. Malam ke-2: Allah akan mengampuni dosa orang yang melaksanakan shalat Tarawih serta dosa kedua orang tuanya jika mereka beriman.

  3. Malam ke-3: Malaikat di bawah Arasy akan menyeru agar orang tersebut mulai beramal, dan Allah akan mengampuni dosa-dosa yang telah lalu.

  4. Malam ke-4: Akan mendapatkan pahala seperti membaca Kitab Taurat, Injil, Zabur, dan Al-Qur’an.

  5. Malam ke-5: Pahalanya setara dengan orang yang shalat di Masjidil Haram, Masjid Nabawi, dan Masjidil Aqsa.

  6. Malam ke-6: Akan mendapatkan pahala seperti orang yang berthawaf di Baitul Makmur dan dimohonkan ampun oleh setiap batu dan cadas.

  7. Malam ke-7: Seakan-akan mencapai derajat Nabi Musa dan kemenangan atas Fir’aun serta Haman.

  8. Malam ke-8: Akan memperoleh keberkahan sebagaimana yang diberikan kepada Nabi Ibrahim ‘alaihis salam.

  9. Malam ke-9: Seolah-olah beribadah kepada Allah sebagaimana ibadah para Nabi.

  10. Malam ke-10: Allah akan memberikan kebaikan dunia dan akhirat.

  11. Malam ke-11: Keluar dari dunia seperti saat dilahirkan oleh ibunya, dalam keadaan bersih dari dosa.

  12. Malam ke-12: Pada hari kiamat, wajahnya akan bersinar seperti bulan purnama.

  13. Malam ke-13: Akan datang pada hari kiamat dalam keadaan aman dari segala keburukan.

  14. Malam ke-14: Para malaikat akan menjadi saksi atas sholatnya, dan Allah tidak akan menghisabnya dengan berat.

  15. Malam ke-15: Didoakan oleh para malaikat serta para penjaga Arasy dan Kursi.

  16. Malam ke-16: Akan diberikan kebebasan dari neraka dan jaminan masuk surga.

  17. Malam ke-17: Akan mendapatkan pahala seperti para Nabi.

  18. Malam ke-18: Akan dipenuhi ridha Allah serta kedua orang tuanya.

  19. Malam ke-19: Allah akan mengangkat derajatnya di surga Firdaus.

  20. Malam ke-20: Akan mendapatkan pahala seperti para syuhada dan orang-orang saleh.

  21. Malam ke-21: Akan dibangunkan sebuah istana dari cahaya di surga.

  22. Malam ke-22: Pada hari kiamat, ia akan berada dalam keadaan aman dari segala kesusahan dan kesedihan.

  23. Malam ke-23: Allah akan membangunkan sebuah kota di dalam surga.

  24. Malam ke-24: Akan mendapatkan 24 doa yang dikabulkan.

  25. Malam ke-25: Allah akan menghapus siksa kuburnya.

  26. Malam ke-26: Pahalanya akan diangkat selama 40 tahun.

  27. Malam ke-27: Akan melewati jembatan Shirath dengan kecepatan seperti kilat.

  28. Malam ke-28: Allah akan mengangkatnya hingga seribu derajat di dalam surga.

  29. Malam ke-29: Akan mendapatkan pahala seribu haji yang diterima.

  30. Malam ke-30: Allah akan berkata kepadanya, “Wahai hamba-Ku, makanlah buah-buahan surga, mandilah dengan air Salsabil, dan minumlah dari Telaga Kautsar.”