Pasangan selebritas Lesti Kejora dan Rizky Billar tengah berbahagia menyambut kelahiran anak ketiga mereka pada 23 Februari 2026. Bayi perempuan tersebut lahir melalui proses caesar, menambah kehangatan keluarga kecil mereka. Namun, di balik kabar sukacita itu, kondisi kesehatan Lesti Kejora menjadi perhatian serius setelah dokter yang menangani persalinannya memberikan peringatan terkait dinding rahimnya.

Hingga kini, wajah dan nama sang buah hati masih dirahasiakan dari publik. Kelahiran anak ketiga ini menyusul anak kedua mereka, Leshia Tivana Billar, yang lahir pada 25 Januari 2025, dan anak pertama, Muhammad Levian Alfatih Billar, yang lahir pada 26 Desember 2021. Jarak kelahiran yang cukup rapat ini menjadi salah satu faktor yang disoroti.

Dinding Rahim Menipis, Dokter Beri Peringatan

Dalam sebuah video yang beredar luas di media sosial, dokter yang membantu proses persalinan Lesti Kejora mengungkapkan kondisi dinding rahim sang penyanyi. Kondisi ini memicu kekhawatiran jika Lesti kembali hamil dalam waktu dekat.

Dokter tersebut secara lugas menyampaikan, “Cuma dinding rahimnya udah mulai tipis. Makanya udah tiga (anak) aja, jangan nambah lagi ya,” ujarnya. Saran ini diberikan demi menjaga keselamatan Lesti, mengingat risiko yang bisa timbul akibat dinding rahim yang menipis dan jarak kehamilan yang berdekatan.

Reaksi Warganet Soroti Kesehatan Lesti

Video pengakuan dokter tersebut sontak viral dan memicu beragam reaksi dari warganet. Banyak di antara mereka yang menyatakan keprihatinan terhadap kondisi kesehatan Lesti dan berharap Rizky Billar lebih memperhatikan istri.

Beberapa komentar warganet menunjukkan empati. “Ya lah kasihan, istrinya berkorban mulu,” tulis seorang netizen. “Kasihan dede Lesti, udah ya Bang Billar cukup, kasian lho perempuan banyak sakitnya,” tambah warganet lain. Bahkan ada yang menyoroti peran suami, “Laki mah enggak mikir rahim perempuan,” timpal netizen lainnya.

Meski demikian, tidak sedikit pula yang berpendapat bahwa urusan jumlah anak adalah keputusan pribadi pasangan tersebut. Terlepas dari pro dan kontra, harapan utama publik adalah agar kesehatan Lesti Kejora tetap menjadi prioritas di tengah kebahagiaan keluarga mereka.