Penumpukan sampah di Jalan Baru Karangampel, Kabupaten Indramayu, hingga kini masih menjadi persoalan serius yang dikeluhkan warga. Tumpukan sampah tersebut kerap meluber hingga ke badan jalan, mengganggu kenyamanan dan kebersihan lingkungan.
Kepala desa setempat menjelaskan, pihaknya telah berulang kali menyampaikan persoalan ini kepada Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Indramayu. Meskipun demikian, volume sampah yang terus bertambah membuat penanganan belum maksimal.
Beberapa waktu lalu, delapan armada pengangkut sampah sempat diterjunkan untuk membersihkan lokasi. Namun, upaya tersebut tidak bertahan lama. Tumpukan sampah kembali terjadi selang beberapa waktu kemudian, diduga kuat berasal dari sejumlah desa sekitar yang belum memiliki fasilitas tempat pembuangan sampah (TPS) permanen.
Menyikapi kondisi ini, pemerintah desa berencana memindahkan lokasi TPS ke titik yang sama, namun dengan konsep bak permanen yang lebih besar dan tertutup. Konsep ini diharapkan dapat mencegah sampah meluber ke jalan dan direalisasikan pada tahun 2027 mendatang, menyesuaikan ketersediaan anggaran.
Selain itu, pemerintah desa juga akan melakukan pemetaan pengelolaan sampah secara komprehensif. Koordinasi dengan para kepala desa di wilayah sekitar yang belum memiliki fasilitas pembuangan sampah juga akan diintensifkan guna mencari solusi bersama agar persoalan serupa tidak terus berulang.
Pemerintah desa sangat berharap adanya perhatian lebih dari Pemerintah Kabupaten Indramayu, khususnya dalam penyediaan sarana dan prasarana pengelolaan sampah yang memadai. Hal ini krusial demi menciptakan lingkungan yang bersih dan sehat bagi seluruh masyarakat.




