Gresik – Harvard Club of Indonesia (HCI) secara resmi mengeluarkan Andhika Sudarman dari jajaran kepengurusan. Keputusan ini diambil menyusul sorotan publik dan dugaan kasus pelecehan seksual anak yang menyeret nama Andhika Sudarman.
Organisasi alumni tersebut akhirnya angkat bicara dan mengambil sikap tegas di tengah ramainya perbincangan di media sosial. Andhika sebelumnya dituding terlibat dalam kasus pelecehan seksual, meskipun tuduhan tersebut telah ia bantah melalui pernyataan resmi yang diunggah di Instagram pada Senin, 2 Maret 2026.
HCI Ambil Sikap Tegas Atas Isu Pelecehan Anak
Dalam surat terbuka yang ditandatangani oleh Presiden HCI Radju Munusamy dan Wakil Presiden Andre Prawira Putra, disebutkan bahwa Andhika Sudarman tidak lagi menjadi bagian dari kepengurusan HCI. Organisasi tersebut menyatakan telah mengetahui adanya tuduhan serius terhadap salah satu anggotanya sekaligus mantan pengurus.
HCI mengaku memandang isu ini dengan sangat serius karena menimbulkan keresahan di tengah publik. Sebagai tindak lanjut, HCI telah menerima pengunduran diri Andhika dari jajaran pengurus, dan sisa masa jabatan kepengurusan akan dilanjutkan tanpa keterlibatannya.
Tak hanya itu, HCI juga melarang Andhika untuk menyelenggarakan kegiatan apa pun yang mengatasnamakan atau difasilitasi organisasi hingga persoalan ini tuntas.




