Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Erick Thohir secara resmi meluncurkan sosialisasi program unggulan Jagoan Kemenpora 2026 pada Rabu (25/2) di Jakarta. Inisiatif strategis ini dirancang sebagai langkah konkret pemerintah dalam menjamin masa depan atlet nasional serta meningkatkan kualitas pemuda Indonesia melalui berbagai program.
Jaminan Kesejahteraan Atlet Nasional
Salah satu pilar utama dalam program Jagoan Kemenpora 2026 adalah penyediaan dana pensiun bagi atlet yang telah mengharumkan nama bangsa. Kebijakan ini hadir untuk mengatasi persoalan kesejahteraan atlet pascapensiun yang kerap menjadi sorotan publik.
“Kami ingin para pahlawan olahraga Tanah Air tidak lagi merasa khawatir akan masa depan mereka setelah berhenti bertanding. Dana pensiun ini adalah bentuk apresiasi dan perlindungan negara,” ujar Erick Thohir dalam acara sosialisasi tersebut.
Menpora menjelaskan bahwa program besar Kemenpora tidak hanya mencakup dana pensiun. Namun juga bidang kepemudaan, peningkatan prestasi olahraga, pemasyarakatan olahraga di masyarakat, pembinaan atlet usia dini, hingga Training of Trainers (ToT) untuk atlet disabilitas.
Inisiatif Pengembangan Pemuda
Di sektor kepemudaan, Menpora Erick Thohir menyampaikan adanya program baru seperti Youth Camp. Program ini akan mengintegrasikan seluruh inisiatif kepemudaan yang ada di Kemenpora dan menyinergikannya dengan pemerintah daerah.
Selain itu, Kemenpora juga akan menggelar Indonesia Youth Summits sebagai bagian dari peringatan Hari Sumpah Pemuda. Untuk mendorong kontribusi pemuda bagi bangsa, Kemenpora juga akan menyelenggarakan lomba debat dan pidato sebagai wadah bagi generasi muda untuk menyampaikan pendapat dan pemikiran mereka.
“Untuk program kepemudaan kita ingin fokus menjalankan program yang sesuai dengan kondisi anak muda. Seperti Youth Camp, Indonesia Youth Summits hingga lomba debat dan pidato untuk anak muda,” kata Menpora Erick.




