Aktor dan pelawak senior Diding Boneng kini menjalani perawatan intensif di rumah sakit setelah mengalami serangan asma mendadak. Bintang yang dikenal luas melalui perannya sebagai hansip dalam film-film Warkop DKI ini mengungkapkan kronologi kejadian yang membuatnya harus dilarikan ke fasilitas medis.
Kronologi Serangan Asma
Diding Boneng, saat ditemui di Radjak Hospital, Salemba, Jakarta Pusat pada Jumat (20/2/2026), menceritakan bahwa serangan asma datang secara tiba-tiba pada malam hari, sekitar tiga hari sebelum wawancara tersebut. Kondisinya saat itu sangat mengkhawatirkan.
“Saya memang punya asma menurut dokter. Tiga hari yang lalu, malam-malam asma itu datang. Saya masih di rumah, sampai nggak bisa napas, sesak habis,” ujar Diding Boneng, yang saat itu tampak terbaring dengan selang oksigen.
Dalam kondisi mendesak, Boneng segera memanggil kerabat terdekatnya. Beruntung, seorang teman datang dan sigap membawanya ke rumah sakit terdekat untuk penanganan awal.
“Teman saya yang antar ke rumah sakit. Saya minta diantar ke yang dekat, ke RS Panti di Menteng, Cikini. Dari sana mungkin setengah jam lebih, saya dirujuk ke sini sama dokter,” jelasnya, merujuk pada proses rujukan ke Radjak Hospital.
Kondisi Membaik, Observasi Lanjut
Setelah beberapa hari menjalani perawatan, Diding Boneng menyatakan bahwa kondisinya kini jauh lebih baik dibandingkan saat pertama kali masuk Instalasi Gawat Darurat (IGD), meskipun pemulihan belum sepenuhnya sempurna.
“Kondisi saat ini pasti lebih baik dari awal saya dibawa kemari. Cuma mungkin belum sempurna betul. Baru saja ganti infus,” ungkap aktor berusia 76 tahun itu.
Asisten Diding, Didi Hardi, menambahkan bahwa hasil pemeriksaan laboratorium menunjukkan kondisi yang cukup stabil. Namun, ada sedikit catatan medis yang masih memerlukan pemantauan lebih lanjut.
“Hasil cek labnya bagus, cuma leukositnya agak rendah. Kita masih nunggu hasil USG karena belum ketemu dokter. Asmanya memang belum bisa sembuh banget, jadi masih diobservasi terus,” terang Didi.
Hingga kini, belum ada kepastian mengenai kapan Diding Boneng diperbolehkan pulang. Ia mengaku hanya mengikuti prosedur medis demi kesembuhannya. Mengingat rumahnya sedang direnovasi, ia sementara harus mengungsi.
“Belum ada kabar dari dokter sampai kapan-kapannya. (Kalau untuk sementara) mengungsi,” kata Didi.
Riwayat Penyakit dan Beban Pikiran
Serangan asma ini bukan kali pertama bagi Diding Boneng. Ia telah berjuang melawan gangguan pernapasan ini selama tiga tahun terakhir.
Selain padatnya pekerjaan, kondisi kesehatannya sempat menurun drastis pada awal tahun 2026. Hal ini dipicu oleh ambruknya rumahnya di kawasan Matraman yang kini sedang dalam tahap renovasi, menyebabkan ia terlalu banyak memikirkan nasib kediamannya hingga berdampak pada tubuhnya.




