Aktor senior Diding Boneng kini tengah menjalani perawatan intensif di RS Radjak, Salemba, Jakarta Pusat, sejak beberapa hari lalu. Pria berusia 75 tahun ini dilarikan ke rumah sakit setelah mengalami gangguan pernapasan serius akibat asma. Kondisinya dilaporkan mulai membaik dan merasa lebih ringan dibandingkan saat pertama kali tiba.
Pihak keluarga mengonfirmasi bahwa aktor yang dikenal lewat berbagai peran ikonik ini telah menghabiskan empat malam untuk mendapatkan penanganan medis. Diding Boneng sendiri mengaku bingung mengenai asal mula penyakitnya, terutama karena tidak ada riwayat asma di keluarganya.
“Awal-awalnya aku nggak ngerti, karena biasanya penyakit turunan asma. Tapi keluarga aku dari dulu nggak pernah ada yang kena asma. Jadi aku nggak tahu, tapi aku dulu perokok berat. Begitu berhenti, baru datang itu penyakit. Waktu merokok malah sehat. Berhenti merokok malah datang,” ungkap Diding Boneng kepada awak media belum lama ini.
Ia menduga kuat bahwa penyakit asmanya berkaitan erat dengan tuntutan profesionalitas di lokasi syuting. Paparan asap buatan yang masif selama proses produksi film layar lebar, khususnya genre horor, diyakini memberikan dampak buruk bagi paru-parunya.
“Mungkin karena memang juga aku dulu perokok, terus syuting itu kan terutama film-film horor ya, jadi hampir 80% dari adegan itu main asap. Siang malam main asap. Jadi terlalu mungkin ya, aku nggak tahu pasti. Tapi jelas aku ngerasa syuting film itu efek asapnya terlalu berat buat aku,” papar Diding.
Diding Boneng bahkan sempat jatuh sakit saat masih berada di tengah proses pengambilan gambar di luar kota. “Selesai syuting, bahkan masih syuting, aku sakit di Jogja di lokasi. Masuk rumah sakit di Jogja tapi nggak lama, 3 hari. Nah di sana aku dinyatakan asma. Pulang ke Jakarta selesai syuting, sakit lagi. Berobat lagi di Jakarta, sama, asma. Jadi aku baru tahu aku punya asma,” lanjutnya.
Cobaan yang dihadapi Diding terasa kian berat karena saat ini ia masih belum bisa menempati rumah pribadinya yang pernah roboh. Proses pembangunan rumah tersebut dilaporkan baru mencapai tahap awal, sehingga ia harus mengungsi sementara waktu.
“Sekarang aku masih di rumah teman. Karena rumah aku belum jadi, masih dalam pembangunan. Kira-kira 30 sampai 40 persen lagi baru mungkin bisa ditempati,” ucap sang aktor senior, yang mengaku sangat merindukan keluarga dan ingin segera pulang untuk menghabiskan waktu bersama para cucunya di bulan Ramadan.
Keluarga memastikan bahwa seluruh biaya perawatan Diding Boneng selama di RS Radjak telah tertanggung sepenuhnya oleh BPJS Kesehatan. Sang aktor pun memohon doa dari masyarakat agar penyakitnya segera diangkat sehingga ia bisa kembali beraktivitas secara normal.




