Kota Banda Aceh berhasil meraih peringkat ketiga dalam kategori Akses Penduduk terhadap Layanan Pendidikan pada Apresiasi Pemerintah Daerah Berprestasi Tahun 2026 Batch II Regional Sumatra. Penghargaan ini diterima langsung oleh Wali Kota Banda Aceh, Illiza Sa’aduddin Djamal, di Hotel Radisson Batam pada Rabu, 12 Agustus 2026.
Pencapaian ini menempatkan Banda Aceh di bawah Kota Sawahlunto yang menduduki peringkat pertama dan Kota Sungai Penuh di posisi kedua. Apresiasi yang diselenggarakan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) ini memiliki empat kategori utama.
Selain akses pendidikan, kategori lain yang dinilai meliputi pengelolaan sampah dan lingkungan melalui program ASRI, layanan kesehatan, serta dukungan terhadap Program 3 Juta Rumah pemerintah pusat.
Penilaian Komprehensif Kemendagri
Direktur Jenderal Bina Keuangan Daerah Kemendagri, Agus Fatoni, menjelaskan bahwa penilaian untuk kategori pendidikan mencakup penyediaan sarana dan prasarana belajar, pemenuhan tenaga pengajar, tingkat literasi dan numerasi siswa, serta sinergi pemerintah daerah dengan BUMN, BUMD, maupun sektor swasta.
Agus menambahkan, seluruh penilaian berbasis data dari Badan Pusat Statistik (BPS), kementerian/lembaga terkait, dan Sistem Informasi Pemerintah Daerah (SIPD), termasuk dukungan anggaran dari APBD. “Seluruh penilaian di empat kategori ini berbasis data dari BPS, kementerian/lembaga terkait, serta SIPD. Di dalamnya ada dukungan anggaran dari APBD. Kemudian juga ada peninjauan lapangan, paparan, dan sesi wawancara untuk pendalaman,” kata Agus.
Ia berharap apresiasi ini memicu kompetisi sehat antar-pemerintah daerah dalam meningkatkan kinerja pelayanan kepada masyarakat. Peningkatan kinerja itu diharapkan berdampak langsung pada efektivitas, efisiensi, dan ketepatan sasaran program pemerintah.
Komitmen Wali Kota Illiza untuk Pendidikan Berkualitas
Menanggapi penghargaan tersebut, Wali Kota Illiza Sa’aduddin Djamal menyatakan bahwa capaian ini merupakan hasil kerja sama berbagai pihak, terutama tenaga pendidik, masyarakat, dan pemangku kepentingan di bidang pendidikan. “Penghargaan ini bukan sekadar capaian, tetapi menjadi motivasi bagi kita untuk terus meningkatkan pelayanan pendidikan. Pemerintah Kota Banda Aceh berkomitmen memastikan setiap anak mendapatkan kesempatan yang sama untuk memperoleh pendidikan yang berkualitas,” ujar Illiza dalam keterangan tertulis pada Kamis, 13 Agustus 2026.
Illiza menambahkan, hasil ini juga menjadi momentum bagi Pemerintah Kota Banda Aceh untuk terus mengevaluasi dan memperkuat program serta inovasi pendidikan agar peningkatan akses berjalan seiring dengan peningkatan kualitas layanan. “Yang paling penting bukan hanya bagaimana kita mendapatkan penghargaan, tetapi bagaimana capaian ini dapat terus kita pertahankan dan tingkatkan. Setiap anak di Banda Aceh harus memiliki kesempatan untuk tumbuh, belajar, dan meraih masa depan yang lebih baik,” pungkasnya.



