Sebuah video yang menampilkan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu tengah menikmati kopi di sebuah kafe di Yerusalem memicu perdebatan sengit di media sosial. Chatbot kecerdasan buatan (AI) Grok bahkan menyebut rekaman tersebut kemungkinan besar hasil rekayasa AI, sementara kantor berita Reuters telah menyatakan verifikasi keaslian kunjungan tersebut.
Video Netanyahu Muncul di Tengah Rumor Kematian
Rekaman video tersebut pertama kali beredar pada Minggu (15/3/2026) waktu setempat atau Senin dini hari WIB. Kemunculannya terjadi setelah sejumlah media Iran menyebarkan rumor bahwa Netanyahu tewas atau terluka akibat serangan. Video ini kemudian dipandang oleh sebagian pihak sebagai bukti bahwa pemimpin Israel tersebut masih dalam kondisi sehat.
Dalam video yang diunggah di akun media sosial Netanyahu, ia terlihat santai berbincang dengan ajudannya sambil memegang cangkir kopi. Lokasi kafe yang disebut adalah The Sataf. Akun Instagram kafe tersebut, @the_sataf, juga sempat mengunggah foto dan video yang memperlihatkan momen kedatangan Netanyahu hingga saat ia berada di dalam kafe.
Reuters Verifikasi, Grok Soroti Kejanggalan
Di tengah spekulasi yang berkembang, kantor berita Reuters melaporkan telah berhasil memverifikasi lokasi video tersebut. Verifikasi dilakukan dengan mencocokkan interior kafe dalam rekaman dengan citra arsip tempat yang sama, serta foto dan video kunjungan Netanyahu yang diunggah oleh pihak kafe pada hari yang sama.
Namun, setelah video itu viral, sebagian pengguna media sosial mulai meragukan keaslian rekaman tersebut, menilai kemungkinan video itu merupakan hasil rekayasa kecerdasan buatan. Akun kafe The Sataf juga sempat tidak bisa diakses, meskipun kemudian kembali normal saat laporan ini dibuat.
Perdebatan semakin memanas setelah chatbot AI Grok menyatakan video tersebut kemungkinan dihasilkan oleh AI. Saat diminta mengevaluasinya oleh seorang pengguna di platform X, Grok memberikan jawabannya. Menurut Grok, wajah Netanyahu dan sinkronisasi ucapannya terlihat cukup meyakinkan.
Namun, chatbot itu menyoroti detail pada cangkir kopi yang dianggap tidak realistis. Grok menjelaskan, “Netanyahu terlihat beberapa kali menyesap kopi, tetapi volume cairan dan pola busa di dalam gelas tidak berubah sepanjang rekaman.” Ia menambahkan, hal itu merupakan “cacat fisika klasik” yang kerap muncul dalam video hasil generasi AI.
Spekulasi serupa juga muncul dari sejumlah pengguna media sosial yang menilai tidak terlihat sisa kopi di bibir Netanyahu setelah ia meneguk minuman tersebut.
Tanggapan Netanyahu dan Status Akun Kafe
Sementara itu, akun Instagram @the_sataf yang sempat tidak dapat diakses pada Senin siang kini telah kembali aktif. Belum ada penjelasan resmi dari pihak kafe mengenai gangguan akses tersebut.
Dalam video yang diunggah dari kafe tersebut, Netanyahu menanggapi rumor kematiannya dengan nada bercanda. Sambil memegang cangkir kopi, ia mengatakan dirinya “tergila-gila pada kopi” dan “tergila-gila pada rakyatnya.”




