JAKARTA – Televisi Republik Indonesia (TVRI) selaku pemegang hak siar Piala Dunia 2026 di Indonesia tengah mempertimbangkan penayangan sebagian laga melalui kanal YouTube resminya. Langkah ini menyusul kerja sama FIFA dengan platform digital YouTube untuk menyiarkan ajang akbar sepak bola dunia tersebut.
Chief Editor Siaran Piala Dunia TVRI, Usman Kansong, menjelaskan bahwa penayangan di YouTube hanya dapat dilakukan oleh pemegang hak siar. Hal ini menjawab pertanyaan penggemar mengenai kemungkinan tayangan gratis selama 10 menit pertama di platform tersebut.
“Kami mendapat jawaban bahwa yang dimaksud dengan live 10 menit pertama di YouTube dan juga mungkin TikTok,” ujar Usman, Kamis (26/3/2026). Ia menambahkan, “Untuk siaran di YouTube akan di akun pemegang hak siar. Jadi itu di akun TVRI bukan di akun yang lain.”
Meskipun demikian, alumni Universitas Sumatra Utara itu menegaskan bahwa TVRI belum mengambil keputusan final terkait penayangan seluruh pertandingan Piala Dunia 2026 di kanal YouTube. Pihaknya masih menimbang berbagai aspek demi memberikan pengalaman terbaik bagi para penonton.
“TVRI akan menimbang-nimbang, kalau itu dikira-kira berdampak positif atau berdampak negatif menayangkan di akun YouTube TVRI,” ucap Usman.
Keputusan ini menjadi krusial mengingat FIFA telah menggandeng YouTube sebagai mitra untuk memungkinkan penggemar menyaksikan pertandingan selama 10 menit setelah kick-off. TVRI kini berada di posisi untuk menentukan bagaimana memanfaatkan kemitraan tersebut secara optimal di Indonesia.



