Tim nasional esports Indonesia untuk nomor PUBG Mobile berhasil mengamankan satu tempat di babak utama Asian Games 2026 Aichi-Nagoya. Kepastian ini didapat setelah tim Merah Putih menempati posisi runner-up pada Grand Final babak kualifikasi yang digelar di Vietnam pada Minggu, 21 Juni 2026.
Indonesia finis di bawah Pakistan yang keluar sebagai juara kualifikasi. Dengan hasil ini, Indonesia menjadi salah satu dari delapan negara yang berhak melaju ke babak utama cabang esports nomor PUBG Mobile di ajang olahraga terbesar se-Asia tersebut.
Pelatih kepala timnas esports Indonesia, Richard Permana, mengungkapkan kebanggaannya atas pencapaian tim. “PUBG Mobile juga memastikan diri lolos dari 12 tim di Grand Final. Kami finis di peringkat dua. Peringkat satunya Pakistan, juara dunia PMGO Juni 2026,” ujar Richard kepada ANTARA melalui pesan singkat.
Richard menambahkan bahwa Pakistan akan menjadi salah satu rival utama yang patut diwaspadai di babak utama nanti. Namun, ia juga menyoroti peningkatan performa signifikan yang ditunjukkan tim Merah Putih dibandingkan hari pertama kualifikasi.
Menurutnya, perubahan performa tersebut sangat jelas terlihat hingga tim mampu menutup turnamen dengan hasil yang memuaskan. “Kami mengembalikan performa 180 derajat dari kualifikasi hari pertama PUBG Mobile versus Grand Final. Memang sangat jelas terlihat,” kata Richard.
Meski telah lolos, Richard menegaskan bahwa penampilan di Vietnam belum mencerminkan kemampuan terbaik tim. Tim pelatih akan terus berupaya menyempurnakan strategi dan permainan melalui program persiapan intensif menuju Asian Games 2026.
Richard berharap tim dapat menampilkan performa puncak di Aichi-Nagoya. “Inilah beberapa versi kecil dari performa timnas PUBG Mobile Indonesia yang bisa kita perlihatkan sedikit banyak. Versi final form-nya kita akan coba rajut lagi, mudah-mudahan ada di pelatnas, dan kita tampilkan seutuhnya di main event di Aichi-Nagoya,” pungkasnya.




