Pembalap tim Ducati Lenovo, Marc Marquez, menyatakan tidak ingin terlena dengan rentetan hasil positif yang diraihnya menjelang seri MotoGP Inggris 2026. Meski sedang dalam momentum kebangkitan, Marquez menilai Sirkuit Silverstone merupakan salah satu lintasan yang paling sulit dihadapi pada musim ini.

Akhir pekan di Inggris akan menjadi seri pertama setelah jeda musim panas MotoGP 2026. Marquez datang ke Silverstone dengan kepercayaan diri tinggi setelah berhasil memangkas jarak poin dari Jorge Martin dalam perebutan gelar Juara Dunia.

Silverstone Dinilai Punya Tantangan Berbeda

Namun, Marquez mengingatkan bahwa Silverstone bukan sirkuit yang mudah ditaklukkan. Menurutnya, kombinasi panjang lintasan, tikungan berkecepatan tinggi, serta cuaca yang sulit diprediksi membuat balapan di Inggris selalu penuh risiko.

“Kami menjalani balapan yang luar biasa sebelum jeda dan berhasil membawa pulang seluruh poin yang tersedia. Selama libur, saya memanfaatkan waktu untuk memulihkan kondisi sekaligus tetap menjaga ritme latihan,” ujar Marquez.

Cuaca Bisa Ubah Segalanya

Marquez juga menyoroti faktor fisik yang akan memainkan peran penting sepanjang akhir pekan balapan. Selain itu, perubahan cuaca di Silverstone disebutnya bisa mengubah jalannya balapan dalam waktu singkat.

“Silverstone adalah salah satu lintasan yang paling menguras tenaga. Ditambah lagi, cuaca di sana selalu sulit ditebak sehingga apa pun bisa terjadi sepanjang akhir pekan,” katanya.

Kewaspadaan Marquez ini menunjukkan bahwa ia tidak ingin meremehkan tantangan yang menanti di sirkuit legendaris tersebut, meskipun performanya sedang menanjak.