Pelatih Timnas Inggris, Thomas Tuchel, menyayangkan sikap sebagian suporter yang mencemooh Ben White dalam laga uji coba kontra Timnas Uruguay. Pertandingan yang digelar di Wembley Stadium pada Minggu, 29 Maret 2026, itu berakhir imbang 1-1, namun insiden cemoohan terhadap White menjadi sorotan utama.

Kembalinya Ben White dan Cemoohan di Wembley

Ben White kembali memperkuat Timnas Inggris setelah absen cukup lama sejak Piala Dunia FIFA 2022. Ia masuk sebagai pemain pengganti pada menit ke-69, menggantikan Fikayo Tomori. Kehadiran White langsung memberikan dampak positif dengan mencetak gol pembuka pada menit ke-81 melalui penyelesaian jarak dekat.

Namun, gol tersebut justru disambut dingin oleh sebagian penonton. Cemoohan terdengar di Wembley, menandakan bahwa kembalinya White belum sepenuhnya diterima publik. Hal ini diduga berkaitan dengan keputusannya yang sempat menolak panggilan timnas di era Gareth Southgate.

Situasi semakin rumit ketika pertandingan memasuki masa injury time. White dinilai melakukan pelanggaran di area terlarang yang berujung pada hadiah penalti untuk Uruguay. Keputusan wasit memicu perdebatan, mengingat insiden tersebut terjadi di menit-menit akhir pertandingan.

Gelandang Real Madrid, Federico Valverde, berhasil menjalankan tugasnya sebagai eksekutor penalti dengan sempurna. Gol tersebut memastikan skor imbang 1-1 hingga peluit panjang dibunyikan.

Sepanjang pertandingan, Timnas Inggris sebenarnya tampil cukup dominan dan menciptakan sejumlah peluang berbahaya. Namun, beberapa keputusan wasit juga menjadi perhatian, termasuk pelanggaran keras Ronald Araujo terhadap Phil Foden yang tidak berujung kartu merah.

Reaksi Tuchel dan Harapan untuk Ben White

Usai pertandingan, Tuchel menyatakan bahwa ia tidak mendengar langsung cemoohan tersebut karena fokus pada jalannya laga. Meski demikian, ia menyayangkan sikap sebagian suporter yang dinilai tidak memberikan dukungan penuh kepada pemain.

Menurut Tuchel, perlindungan terhadap pemain merupakan hal penting, terutama dalam situasi seperti ini. Ia menilai reaksi negatif dari publik dapat memengaruhi mental pemain, terlebih bagi mereka yang sedang berusaha kembali membangun kepercayaan diri.

Di sisi lain, Tuchel berharap Ben White mampu menghadapi tekanan tersebut dengan sikap profesional. Ia juga menilai sang pemain masih memiliki peluang besar untuk membuktikan kualitasnya dan membuka lembaran baru bersama tim nasional.