Tersingkirnya Persib Bandung dari pentas Asia justru memunculkan ancaman serius bagi para pesaing terdekatnya di kompetisi domestik. Fokus penuh Maung Bandung ke Super League membuat peta persaingan juara kian menekan, khususnya bagi Borneo FC dan Persija Jakarta.

Langkah Persib di AFC Champions League Two Terhenti

Langkah Persib di AFC Champions League Two (ACL 2) harus terhenti di babak 16 besar pada Jumat, 20 Februari 2026. Meskipun meraih kemenangan pada leg kedua melawan klub Thailand Ratchaburi, hasil tersebut belum cukup menutup defisit dari pertemuan pertama saat Persib kalah 0-3.

Alhasil, Maung Bandung kalah secara agregat dan angkat koper dari kompetisi kasta kedua antarklub Asia itu. Kondisi ini membuat tim asuhan Bojan Hodak kini hanya memiliki satu fokus utama sepanjang sisa musim, yakni mempertahankan dominasi di Super League.

Fokus Penuh ke Super League

Situasi ini dinilai menguntungkan Persib karena energi, konsentrasi, dan rotasi pemain sepenuhnya dapat diarahkan ke kompetisi domestik. Secara klasemen, Persib masih berdiri di posisi teratas dengan koleksi 47 poin dari 20 pertandingan.

Tersingkirnya Persib Bandung dari pentas Asia justru memunculkan ancaman serius bagi para pesaing terdekatnya di kompetisi domestik. Dengan fokus tunggal ini, persaingan di papan atas Super League diprediksi akan semakin ketat, terutama bagi tim-tim seperti Borneo FC dan Persija Jakarta yang juga mengincar gelar juara.