Influencer kecantikan ternama, Tasya Farasya, baru-baru ini membagikan pengalaman mengejutkan terkait fenomena konten promosi produk di platform TikTok. Pengakuannya menyoroti dugaan praktik di balik layar konten “spill skincare” yang sering terlihat spontan.
Salah satu jenis konten yang menjadi perbincangan adalah video yang memperlihatkan seseorang seolah-olah “mencegat” artis atau selebgram di tempat umum untuk menanyakan rutinitas perawatan kulit mereka. Konten dengan sapaan khas “Halo, qha qha” ini kerap ditampilkan secara dadakan, namun Tasya mengindikasikan bahwa tidak semua konten tersebut benar-benar spontan.
Melalui akun Threads pribadinya pada 18 Februari 2026, Tasya Farasya secara gamblang mengungkapkan bahwa dirinya pernah menerima tawaran berbayar untuk berperan sebagai narasumber dalam konten semacam itu. “Gue pernah ditawarin dibayar buat konten ‘halo kakak kakak kakak boleh spill skinkernya kak’ Gue Tolak *cetasss*,” tulis Tasya.
Pernyataan Tasya ini sontak memicu perdebatan hangat di kalangan warganet. Banyak yang mulai mempertanyakan keaslian konten serupa dan menduga praktik tersebut sebagai strategi endorsement baru. Sebagian netizen merasa tercerahkan dan menjadi lebih waspada terhadap konten “spontan” yang mereka saksikan.
Namun, tak sedikit pula pihak yang mengkritik langkah Tasya, menilai pengungkapan ini berpotensi memengaruhi rezeki kreator konten lain, meskipun Tasya tidak menyebut akun atau individu tertentu. Beberapa komentar netizen yang beredar antara lain:
- “Kenapa yaa dibongkar? Kan sesama influencer harus saling mengerti yaa”
- “Tapi kalo dibongkar gini kasian tauk”
- “Yaudah sih, anjir, knp klo setingan?”
- “Jatuhnya menjatuhkan rezeki orang nggak sih?”
Profil Tasya Farasya
Tasya Farasya dikenal luas sebagai beauty influencer dan pengusaha di industri kecantikan. Ia aktif membagikan tips perawatan kulit, tutorial riasan, serta pengalaman personalnya terkait industri kecantikan, termasuk pengalamannya menghadapi tawaran endorsement dan strategi konten di media sosial.
Ungkapan Tasya Farasya ini menjadi perbincangan hangat karena membuka sisi lain dari industri influencer, sekaligus mengajak publik untuk lebih kritis dalam menilai konten yang terlihat spontan di media sosial.




