Gresik – Dewi Ayu Wandirah menorehkan prestasi gemilang sebagai lulusan terbaik Universitas Muhammadiyah (Unmuh) Gresik pada Wisuda ke-48 yang digelar Kamis, 2 April 2026. Dengan Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) 3,99, Dewi membuktikan bahwa keterbatasan ekonomi bukanlah penghalang untuk meraih pendidikan tinggi.
Perjuangan di Balik Prestasi Gemilang
Perjalanan Dewi untuk mengenyam pendidikan tinggi tidaklah mudah. Berasal dari keluarga dengan lima bersaudara, ia merupakan anak keempat. Kedua orang tuanya berprofesi sebagai guru honorer, sebuah kondisi yang sempat membuatnya berpikir dua kali untuk langsung bekerja setelah lulus sekolah menengah.
“Saya anak keempat dari lima bersaudara, bersyukur bisa lulus dalam 3,5 tahun, ayah seorang guru swasta dan ibu jadi ibu rumah tangga, kebetulan saya mendapatkan KIP,” ungkap Dewi usai prosesi wisuda di Graha Kartini.
Perempuan muda ini mengaku sangat bersyukur atas kesempatan yang didapatkannya melalui beasiswa KIP Kuliah. Bantuan tersebut menjadi jembatan baginya untuk menyelesaikan pendidikan dengan predikat terbaik.
Dewi juga menyampaikan pesan inspiratif bagi para pelajar lain yang menghadapi tantangan serupa. “Untuk siswa yang ingin kuliah tapi terhalang biaya, jangan putus asa. Jalan itu banyak, usahakan mencari jalan itu, karena kesempatan bisa datang kepada kita,” ujarnya.
Ia menambahkan, keinginan untuk bisa kuliah gratis selalu ada bagi mereka yang mau berusaha dan mencari informasi beasiswa. “Saya dulu sempat ingin bekerja, namun akhirnya mendapat kesempatan kuliah melalui beasiswa,” jelasnya.
Dukungan Beasiswa dari Unmuh Gresik
Menanggapi hal tersebut, Rektor Unmuh Gresik, Khoirul Anwar, menegaskan komitmen kampusnya dalam menyediakan berbagai jenis beasiswa. Hal ini bertujuan untuk membantu mahasiswa dari beragam latar belakang ekonomi, termasuk KIP Kuliah dari pemerintah.
“Di kampus ini ada banyak beasiswa, salah satunya KIP Kuliah dari pemerintah. Selain itu juga ada beasiswa dari kampus seperti beasiswa prestasi dan lainnya,” terang Khoirul Anwar.




