Semifinal Piala Dunia 2026 akan menyajikan duel raksasa Eropa antara Prancis dan Spanyol. Pertandingan krusial ini dijadwalkan berlangsung di Stadion Dallas, Amerika Serikat, pada Rabu, 15 Juli 2026, pukul 02.00 dini hari WIB. Siaran langsung dapat disaksikan melalui TVRI Nasional dan TVRI Sport, serta layanan live streaming Fola Play dan MAXStream.
Laga ini diprediksi berlangsung ketat mengingat kedua tim memiliki performa impresif sepanjang turnamen. Prancis datang dengan modal enam kemenangan beruntun, setelah keluar sebagai juara Grup I dan menyingkirkan Swedia, Paraguay, serta Maroko di fase gugur. Sementara itu, Spanyol mencatatkan lima kemenangan berturut-turut pasca hasil imbang melawan Cape Verde di laga pembuka Grup H.
Sejarah pertemuan kedua tim di turnamen besar menunjukkan persaingan yang ketat. Spanyol sempat mengalahkan Prancis di semifinal Euro 2024 dan memenangkan UEFA Nations League 2025 dengan skor 5-4. Namun, Prancis juga pernah unggul 2-1 di final UEFA Nations League 2021, menambah bumbu rivalitas jelang laga ini.
Adu Strategi dan Ketajaman Lini Depan
Tiket menuju final Piala Dunia 2026 menjadi taruhan utama, membuat duel Prancis versus Spanyol kali ini diprediksi akan sangat intens. Prancis akan mengandalkan lini serang eksplosif yang dikomandoi oleh Kylian Mbappe. Di sisi lain, Spanyol tetap bertumpu pada permainan kolektif dan dominasi penguasaan bola, ciri khas racikan pelatih Luis de la Fuente.
Adu ketajaman lini depan dan dominasi penguasaan bola diprediksi menjadi warna utama di semifinal ini. Kedua tim menunjukkan performa impresif sepanjang turnamen, namun dengan pendekatan yang berbeda dalam meraih kemenangan.
Statistik FIFA menyoroti efektivitas Prancis dalam memanfaatkan peluang. Menariknya, Les Bleus dan Spanyol sama-sama telah melepaskan 110 tembakan sepanjang turnamen. Perbedaannya terletak pada konversi peluang; Prancis berhasil mencetak 16 gol, sedangkan Spanyol baru mengoleksi 11 gol. Ini menunjukkan kualitas penyelesaian akhir tim asuhan Didier Deschamps yang lebih klinis.
Deschamps juga terlihat memberikan kebebasan lebih kepada lini depannya dibanding turnamen-turnamen sebelumnya. Kombinasi Mbappe, Ousmane Dembele, Michael Olise, serta Desire Doue atau Bradley Barcola membuat serangan Les Bleus lebih dinamis dan sulit diprediksi. Kylian Mbappe sendiri kini memimpin persaingan Sepatu Emas bersama Lionel Messi dan Erling Haaland dengan koleksi delapan gol.




