Pondok Pesantren Ora Aji asuhan Gus Miftah menggelar acara buka puasa bersama 2.000 anak yatim dari berbagai latar belakang keimanan di Yogyakarta dan sekitarnya. Kegiatan bertajuk ‘Buka Bersama Lintas Iman Bersama 2.000 Anak Yatim’ ini dilangsungkan di kompleks Pondok Pesantren Ora Aji, Tundan, Purwomartani, Kalasan, Sleman, Yogyakarta, pada Minggu, 8 Maret 2026.
Momen Ramadan 1447 Hijriah ini dimanfaatkan untuk memperkuat solidaritas dan toleransi di tengah masyarakat, dengan mengundang anak-anak yatim dari beragam keyakinan. Andre, salah satu koordinator panitia, menjelaskan bahwa 2.000 anak yatim tersebut merupakan mitra Pondok Pesantren Ora Aji yang berasal dari sejumlah panti asuhan di DI Yogyakarta.
“Itu berasal dari sahabat-sahabat kita yang punya panti asuhan dan kita undang di situ yang biasanya yang di atas 100-an anak yatim. Jadi, tidak terlalu banyak panti asuhan. Kurang lebih ada 10 sampai 20 panti asuhan,” ujar Andre.
Andre menambahkan bahwa anak-anak yatim lintas agama juga turut hadir dan berbaur dengan baik. “Anak yatim yang lintas juga ada. Ada dua yayasan yang ikut, tapi untuk datanya saya kurang paham karena ada bagiannya sendiri,” ungkapnya.
Dua yayasan yang dimaksud adalah Panti Asuhan Anak-Anak Rumah Buah Hati (Kristen) dan Panti Asuhan Tunas Harapan (Katolik), yang turut serta dalam acara tersebut.
Rangkaian Acara dan Doa untuk Presiden Prabowo
Acara dimulai pukul 16.00 WIB dengan doa khatmil Quran yang dipimpin oleh Nyai Hj. Hannah Zamzami, pengasuh Pondok Pesantren Al-Baqoroh Putri Lirboyo, Kediri, sekaligus istri dari KH. Hasan Zamzami Mahrus. Suasana semakin meriah dengan kehadiran grup lawak Guyon Maton yang menampilkan Cak Percil cs.
Selain itu, sejumlah artis ternama seperti Denny Caknan, Ndaru, Charly van Houten, dan vokalis band Aftershine, Hasan, turut memeriahkan acara dengan penampilan mereka.
Menjelang waktu berbuka puasa, Gus Miftah bersama istrinya naik ke panggung untuk memimpin doa. Dalam doanya, Gus Miftah secara khusus mendoakan Presiden Prabowo Subianto. “Semoga Pak Prabowo selalu sehat dan bisa membawa bangsa Indonesia menjadi bangsa yang maju,” kata Gus Miftah, yang kemudian diamini oleh ribuan anak yatim yang hadir.




