Harapan Persib Bandung untuk membawa pulang kemenangan dari markas Borneo FC buyar di menit-menit akhir. Gol penalti yang dieksekusi Mario Peralta di penghujung laga memaksa kedua tim berbagi angka 1-1 dalam lanjutan BRI Super League yang berlangsung sengit.
Laga yang digelar di kandang Borneo FC pada Senin, 16 Maret 2026, sejak awal memang berjalan dengan tensi tinggi. Persib, yang berambisi mengamankan posisi di papan atas klasemen, tampil berani sejak peluit pertama dibunyikan.
Maung Bandung berhasil memecah kebuntuan pada menit ke-14. Berawal dari kemelut di depan gawang tuan rumah, bola liar yang gagal dibuang sempurna oleh lini belakang Borneo FC jatuh tepat di kaki Adam Alis Setyano. Tanpa ragu, gelandang Persib itu melepaskan sepakan keras yang tak mampu dijangkau kiper Nadeo Argawinata, membuat Persib unggul 1-0 dan meredam sorak publik tuan rumah.
Keunggulan tersebut justru memicu Borneo FC, yang saat itu berada di posisi kedua klasemen, untuk meningkatkan tekanan. Serangan demi serangan dilancarkan, terutama melalui akselerasi cepat dari sisi kanan yang berkali-kali merepotkan pertahanan Persib. Pergerakan agresif dari sektor tersebut memaksa lini belakang Maung Bandung bekerja ekstra keras dan beberapa kali terlihat kewalahan.
Di tengah gempuran tersebut, Persib justru nyaris menggandakan keunggulan. Momen itu datang dari situasi tendangan bebas yang dieksekusi oleh Frans Putros. Bek Persib itu melepaskan sepakan keras yang meluncur tajam dan menukik ke arah gawang, namun refleks cepat Nadeo Argawinata di bawah mistar gawang berhasil menepis bola, menyelamatkan Borneo FC dari kebobolan kedua.
Skor 1-0 untuk keunggulan Persib Bandung bertahan hingga peluit panjang babak pertama dibunyikan, menyisakan drama di paruh kedua yang berujung pada gol penyama kedudukan.




