Pemerintah Desa Gombang, Kecamatan Plumbon, Kabupaten Cirebon, memberikan klarifikasi resmi terkait video viral warganya, Vina, yang meminta dipulangkan dari China. Pemdes Gombang menegaskan bahwa keterlibatannya dalam kasus ini hanya sebatas pelayanan administrasi pernikahan.
Klarifikasi ini disampaikan langsung oleh Kuwu Desa Gombang, Vonny Agustina Indera Ayu. Ia menjelaskan bahwa pada 30 Juni 2025, Vina mengajukan surat keterangan belum menikah. Surat tersebut diperlukan Vina untuk melangsungkan pernikahan dengan seorang warga negara asing.
“Sebagai kepala desa, saya hanya melayani permohonan administrasi sesuai data yang ada,” ujar Vonny. Ia menambahkan, saat proses pengajuan surat tersebut, tidak ditemukan adanya kejanggalan. Vina disebut terlihat yakin dan mantap untuk melangsungkan pernikahan serta berangkat ke China. Bahkan, pihak keluarga calon suami Vina juga sempat datang untuk bersilaturahmi dengan keluarga Vina di Gombang.
Terkait permintaan pemulangan Vina yang viral, Kuwu Vonny menyatakan pihaknya menghormati ranah privat keluarga. Meski demikian, ia mengaku terus menjalin komunikasi dengan kakak kandung Vina. Hal ini dilakukan untuk memastikan kondisi terkini dan keinginan Vina secara langsung.
Di sisi lain, Pahrudin, yang merupakan perangkat desa sekaligus paman ipar Vina, membantah keras tudingan keterlibatannya dalam dugaan tindak pidana perdagangan orang (TPPO) terkait kasus Vina. Ia menjelaskan bahwa perannya hanya sebatas menyediakan rumah sebagai tempat pertemuan keluarga. “Rumah Vina dinilai sempit, jadi kami sediakan tempat untuk pertemuan keluarga,” kata Pahrudin.
Pahrudin juga menegaskan bahwa keputusan pernikahan Vina sepenuhnya berada di tangan keluarga inti. Ia menekankan bahwa tidak ada paksaan atau keterlibatan pihak lain dalam pengambilan keputusan tersebut.
Menyikapi perkembangan kasus ini, Pemerintah Desa Gombang menyatakan kesiapannya untuk mendukung penuh langkah aparat penegak hukum. Pemdes Gombang menyerahkan sepenuhnya proses lanjutan kepada keluarga Vina dan pihak berwenang untuk penanganan lebih lanjut.




