SURABAYA – Persebaya Surabaya menghadapi tantangan serius menjelang menjamu Persita Tangerang dalam lanjutan pekan ke-26 Super League. Laga yang akan digelar di Gelora Bung Tomo pada Sabtu (4/4) ini terancam tanpa kehadiran penyerang asing andalan mereka, Bruno Paraiba, yang belum pulih sepenuhnya dari cedera.

Pelatih Persebaya, Bernardo Tavares, menyatakan kehati-hatiannya terkait kondisi fisik Paraiba. Ia memilih untuk tidak mengambil risiko dengan memaksakan pemain asal Brasil tersebut tampil, demi menghindari cedera yang lebih parah.

Manajemen pemulihan Paraiba kini menjadi prioritas utama dan dilakukan secara ekstra hati-hati di bawah pengawasan ketat departemen medis tim berjuluk Bajul Ijo tersebut. Sejauh ini, Paraiba hanya mencatatkan total 43 menit bermain dalam dua pertandingan terakhirnya sebagai starter.

“Saat ini dia tidak dalam kondisi baik. Dia mulai membaik, tetapi kami mencoba untuk terus dekat dengan departemen medis guna melakukan semua prosedur yang mereka anggap lebih baik agar dia dapat pulih dengan cepat,” tutur Tavares.

Tavares menjelaskan bahwa keputusan untuk memberikan menit bermain yang sangat singkat pada laga kontra Borneo FC Samarinda pada 7 Maret lalu murni berdasarkan pertimbangan medis. Dengan kondisi tersebut, kecil kemungkinan para pendukung Persebaya akan melihat Bruno Paraiba beraksi saat Persita Tangerang bertandang di pekan ke-26 Super League.