Persatuan Bola Voli Seluruh Indonesia (PBVSI) telah menunjuk Issanaye Ramires Ferraz, pelatih asal Brasil, sebagai juru taktik baru Tim Nasional Voli Putra Indonesia. Ia dijadwalkan tiba di Tanah Air pada Mei mendatang untuk memulai tugasnya.
Penunjukan ini menyusul kegagalan Jeff Jiang mempertahankan medali emas pada SEA Games 2025, yang memicu perubahan di kursi kepelatihan. Issanaye Ramires Ferraz, kelahiran 11 Desember 1983, bukanlah sosok asing bagi PBVSI. Ia sempat didekati untuk menangani Timnas voli putra Indonesia pada ajang Asian Men’s U20 Volleyball Championships 2024.
Wakil Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi (Wabid Binpres) PBVSI, Loudry Maspaitella, menjelaskan bahwa Issanaye saat ini masih terikat kontrak dengan sebuah klub di Korea. “Kami berharap tentu lebih cepat lebih baik, tetapi saat ini Issanaye masih memiliki kontrak dengan Korea,” ungkap Loudry, pria kelahiran 17 September 1969, saat dihubungi pada Selasa (3/3/2026). Kontrak Issanaye dengan klub Korea akan berakhir pada April mendatang, membuka jalan baginya untuk bergabung dengan Timnas Indonesia.
PBVSI merekrut Issanaye Ramires Ferraz setelah mendapatkan rekomendasi langsung dari Federasi Voli Dunia (FIVB). Langkah serupa pernah dilakukan saat Marcos Sugiyama dipercaya menangani Timnas voli putri Indonesia.



