Kejutan besar terjadi di Stadion El Sadar saat Osasuna berhasil menumbangkan raksasa Real Madrid dengan skor tipis 2-1 dalam lanjutan La Liga, Minggu (22/2/2026) dini hari WIB. Gol penentu kemenangan tuan rumah tercipta di menit-menit akhir pertandingan, diwarnai drama Video Assistant Referee (VAR).
Drama Penalti dan Gol Penentu
Osasuna membuka keunggulan lebih dulu pada babak pertama. Penyerang Ante Budimir sukses mengonversi tendangan penalti pada menit ke-38 setelah kiper Real Madrid, Thibaut Courtois, melakukan pelanggaran di kotak terlarang. Keputusan penalti ini juga sempat dikonfirmasi melalui tinjauan VAR.
Memasuki babak kedua, Real Madrid meningkatkan intensitas serangan. Dominasi penguasaan bola akhirnya membuahkan hasil pada menit ke-73. Vinícius Júnior berhasil menyamakan kedudukan menjadi 1-1 setelah menyambut umpan silang Federico Valverde dari jarak dekat.
Setelah gol penyama kedudukan, Los Blancos terus menekan pertahanan Osasuna. Beberapa peluang sempat tercipta melalui aksi Kylian Mbappé dan tendangan bola mati dari Trent Alexander-Arnold, namun tidak ada yang berhasil mengancam gawang Osasuna secara serius.
Saat pertandingan seolah akan berakhir imbang, drama tak terduga muncul di menit ke-90. Raúl Moro mengirimkan umpan silang ke kotak penalti yang kemudian disambar oleh Raúl García. Bola meluncur masuk ke gawang Real Madrid. Gol tersebut sempat ditinjau ulang oleh VAR sebelum akhirnya disahkan, membuat Osasuna kembali unggul 2-1.
Di masa tambahan waktu, Real Madrid berupaya keras untuk merespons dan mencari gol penyama kedudukan. Namun, pertahanan disiplin Osasuna mampu meredam setiap serangan hingga peluit panjang dibunyikan, memastikan tiga poin penting bagi tuan rumah.
Efektivitas Osasuna di Tengah Dominasi Madrid
| Statistik | Osasuna | Real Madrid |
|---|---|---|
| Penguasaan Bola | 38,7% | 61,3% |
| Tembakan | 13 | 15 |
| Tembakan Tepat Sasaran | 2 | 5 |
| Sepak Pojok | 3 | 7 |
| Kartu Kuning | 2 | 4 |
Meskipun kalah dalam penguasaan bola dan jumlah peluang yang diciptakan, Osasuna menunjukkan efektivitas serangan dan disiplin pertahanan yang luar biasa. Hal ini menjadi kunci keberhasilan mereka mengamankan kemenangan dramatis di kandang sendiri.




